Akmal Apresiasi Dasbor Data Kominfo Kaltim
OBJEKTIF: Akmal Malik menilai perlu adanya keseragam data di semua jenjang informasi.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Sebagai organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab mengelola arus informasi yang terpercaya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Salah satunya dengan menyajikan laman yang informasinya mudah diakses publik.
Kemudahan itu sudah diuji oleh Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik. Karena itu, dirinya tak segan memuji perkembangan yang ditunjukkan Kominfo Kaltim. "Saya apresiasi Kominfo miliki dasbor data yang bagus. Kita bisa melihat processing ke depan," ucapnya, Kamis (9/11).
Menurutnya, dalam era teknologi informasi yang semakin maju, keberadaan data penting dalam menggerakkan perkembangan dan pengambilan keputusan yang tepat. Hanya, tantangan terbesar kini adalah memastikan kesesuaian data tersebut. Jika data tidak sesuai, kita akan menghadapi kesulitan di masa mendatang.
Menurutnya, perlu adanya kesamaan data antara desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Terlalu sering, kita memiliki sudut pandang yang berbeda. "Saat saya mendampingi Presiden ke Kutai Barat, Bupati mengatakan ada 10 ribu warga yang belum mendapatkan KTP, karena mereka tidak memiliki surat keterangan pindah dari daerah asalnya. Namun, setelah ditelusuri, ternyata tidak sebanyak itu," ujarnya.
Akmal menjelaskan bahwa pencatatan sipil sudah cukup baik, sehingga tidak sulit bila ingin mengklarifikasi data. Jika pejabat publik terus-menerus menyampaikan data tanpa bukti yang jelas, ini akan menjadi masalah di masa depan.
"Oleh karena itu, penting ada kesamaan data antara provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, dan desa. Jika ada desa dengan rumah-rumah yang tidak layak huni, kita perlu tahu di mana lokasinya, siapa pemiliknya, siapa kepala keluarganya, dan bagaimana kondisinya," tegas dia.
Data tersebut harus juga sama di tingkat kecamatan, kabupaten, atau kota, serta harus sesuai dengan tingkat nasional, sehingga dapat mengalokasikan dana secara efektif, baik pada tingkat nasional maupun di tingkat kabupaten. "Data ini sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan yang tepat sasaran. Kemaren kita telah melakukan pendekatan data desa presisi, nanti saya akan rilis," tuntasnya. (prb/ty/adv/hms/kominfokaltim)
