Diduga Karena Truk Parkir Sembarangan, Bus Bawa Siswa SMK Negeri 17 Samarinda Saat ke IKN Alami Kecelakaan
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Sebuah bus yang membawa siswa SMK Negeri 17 Samarinda mengalami kecelakaan di Jalan Poros Sepaku-Samboja, Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (12/12/2024) pagi.
Dalam video yang beredar, seorang siswa tanpa menyebutkan nama memberikan laporan kondisi pasca kejadian.
"Semuanya sudah kondusif, Kak yang luka-luka sudah ditangani, dan yang mengalami luka parah sudah dilarikan ke puskesmas," ungkap siswa tersebut dalam video yang diambil pasca insiden itu.
Rekaman video tersebut juga menampilkan kerusakan parah di bagian depan bus yang bersampingan dengan alat berat yang berada di jalan tersebut.
"Saat ini semua penumpang sudah berhasil keluar dari bus," tambahnya.
Dari video lain, terlihat para siswa yang mengenakan seragam biru terlihat duduk di rumah warga sekitar sambil menunggu kabar dari rekan-rekan mereka yang sedang mendapatkan perawatan medis.
Dikonfirmasi melalui sambungan telefon, Kepala Sekolah SMK Negeri 17 Samarinda, Sukiman, membenarkan insiden tersebut.
Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi saat rombongan sekolah yang terdiri dari 348 siswa dan 42 guru pendamping sedang dalam perjalanan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melaksanakan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Demokrasi.
"Rombongan dibagi menjadi sembilan bus, Bus yang mengalami kecelakaan adalah bus nomor 5," jelas Sukiman.
Ia menjelaskan secara singkat awal mula insiden yang menyebabkan sejumlah siswa dan guru mengalami luka-luka tersebut.
Kala itu rombongan melintas di Jalan Semoi Dua Kecamatan Sepaku.
Perjalanan mereka sempat terganggu sebab terdapat sebuah truk parkir tidak di tempat seharusnya di sisi kanan jalan.
"Truk itu parkir di sisi kanan jalan. Lalu lintas menjadi terganggu karena truk bermuatan alat berat itu mengambil jalur bus kami," ungkapnya.
Karena hal itulah bus mereka terpaksa mencoba mengambil sisi kiri.
Namun bersamaan dengan itu sebuah truk besar bermuatan alat berat melintas dari arah berlawanan.
Untuk menghindari tabrakan frontal dengan truk yang terparkir, sopir bus terpaksa membanting setir sehingga menabrak alat berat yang tengah dibawa oleh truk tersebut.
"Jika truk itu parkir di tempat yang semestinya, di sisi kiri jalan (jika dilihat dari arah bus SMK 17), kecelakaan ini tidak akan terjadi," tegas Sukiman.
Meski tidak diinginkan, namun pihaknya bersyukur sebab insiden ini tidak menelan korban jiwa.
Pasca kejadian, sebagian siswa yang terluka ringan telah mendapatkan penanganan medis.
Ada pula yang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke IKN, sementara sebagian lainnya memilih pulang ke Samarinda.(yal/wan)
Sumber : kaltim.tribunnews.com
