Diskominfo Kaltim Jadi Garda Terdepan Penerapan Tata Kelola Pemerintahan Digital

BERI MASUKAN: Kepala IAP Kaltim Charmarijaty memaparkan beberapa hal yang patut jadi perhatian Diskominfo Kaltim dalam perwujudan tata kelola pemerintahan digital.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) punya peran penting dalam penerapan tata kelola pemerintahan digital. Itu sejurus dengan pelaksanaan program Asta Cita presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Begitu juga RPJMN dan RPJMD Kaltim.

 

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, diperlukan beberapa tindakan untuk memastikan pelaksanaannya sejalan dengan program-program tersebut. Di antaranya penguatan sumber daya manusia (SDM) digital, digitalisasi sarana ekonomi dan pelayanan publik. Kemudian penguasaan teknologi serta pengembangan kompetensi digital para aparatur sipil negara (ASN).

 

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Ikatan Ahli Perencana (IAP) Kaltim Charmarijaty. Bila bicara tentang RPJMD Kaltim, Diskominfo Kaltim berperan membangun infrastruktur dan tata kelola berbasis teknologi informasi.

 

Dalam program prioritas Gaspol dan Jospol yang diusung gubernur dan wakil gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud-Seno Aji, Diskominfo Kaltim harus mengambil peran. Yakni percepatan digitalisasi dan perluasan jaringan teknologi informasi di antero Bumi Etam.

 

“Diskominfo menjadi garda terdepan dalam pengembangan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi. Sasarannya indeks SPBE atau indeks pemerintahan digital,” tambahnya.

 

Pandangan tersebut kemudian diamini Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal. Menurutnya, sudah sepatutnya ada harmonisasi antara program pusat dan daerah. “Itu untuk memastikan arah pembangunan digital Kaltim berjalan efektif dan berkelanjutan,” terang dia. (adv/diskominfokaltim/KRV/pt/wan)