Diskominfo Kaltim Menargetkan Setiap Bulan Ada 150 Desa Baru yang Terhubung Internet Gratis

KOMITMEN: Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengupayakan agar program Gratispol Internet Desa bisa terwujud optimal.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Kehadiran layanan internet yang merata di seluruh wilayah akan menjadi kunci penting pemerataan pembangunan pada era digital. Hal tersebut diyakini benar oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, yang kemudian dia jadikan program prioritas setelah terpilih sebagai pemimpin Bumi Etam.

 

Program Gratispol Internet Desa menjadi salah satu sorotan yang tengah dikerjakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim. Ada ratusan desa di sekujur wilayah Kaltim yang belum terjamah oleh internet.

 

"Internet bukan lagi sekadar kebutuhan sekunder, tapi sudah menjadi kebutuhan dasar untuk pendidikan, layanan publik, dan ekonomi masyarakat," ucap Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal saat jadi narasumber dalam program Dialog Publika yang disiarkan langsung dari Studio 2 TVRI Kaltim, Selasa (22/7).

 

Melalui internet gratis desa, pemprov ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari agus digitalisasi. Karena itu, pihaknya aktif memastikan program berjalan sesuai target. Perkembangannya pun terus dalam pantauan.

 

"Kami terus bergerak. Bersabar bukan berarti diam. Setiap hari selalu on progres. Kami prioritaskan desa-desa yang memiliki pelayanan publik, seperti kantor desa, sekolah, dan puskesmas. Mudah-mudahan internet ini bisa digunakan dengan baik oleh masyarakat," ujar Faisal.

 

Mereka menargetkan, setiap bulan ada 150 desa yang bisa mendapat pelayanan akses internet gratis tersebut. Program ini dijalankan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan internet. Selain memperluas akses informasi, kehadiran internet di desa juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta membuka peluang ekonomi digital bagi masyarakat desa. (adv/diskominfokaltim/ara/ty/wan)