DPMD PPU Terapkan Program Bermalam di Desa
Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyiapkan program pembinaan desa dengan pendekatan yang berbeda dari sebelumnya.
Program ini mengadaptasi konsep yang sudah diterapkan di Kabupaten Paser, di mana pemerintah daerah akan bermalam di desa untuk memahami secara langsung kondisi serta persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kami berencana menerapkan program ini setelah Lebaran," ujar Kepala Bidang Kelembagaan Sosial Budaya dan Masyarakat DPMD PPU, Zulbair Amin, Jumat (7/3).
Dia menjelaskan, tujuan utama program ini adalah mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa. Dengan menginap semalam, tim DPMD dapat berdiskusi langsung dengan warga dan kepala desa terkait berbagai kendala, kebutuhan, serta potensi yang ada di desa.
"Kami ingin menyaksikan sendiri bagaimana kondisi di desa dan berbincang dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai. Sebab, jika hanya dilakukan di kantor, sering kali ada hal-hal yang tidak tersampaikan secara rinci," jelasnya.
Zulbair menuturkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan para kepala desa, dan mereka menyambut baik rencana tersebut. Ia juga menegaskan bahwa kunjungan tim DPMD ini bukan untuk disambut secara berlebihan, melainkan sebagai bentuk silaturahmi dan upaya memahami kondisi desa secara lebih dekat.
"Kami tidak ingin diperlakukan seperti tamu istimewa. Ini murni silaturahmi. Tidak perlu ada jamuan khusus, kami hanya memohon izin untuk menginap di tempat yang memungkinkan, seperti mushola atau rumah warga," tambahnya.
Meski begitu, Zulbair mengatakan, teknis pelaksanaan program ini masih dalam tahap pembahasan, terutama dalam menentukan desa mana yang akan menjadi prioritas kunjungan. Mengingat keterbatasan anggaran, kemungkinan program ini akan dimulai dari empat desa yang mewakili masing-masing kecamatan di PPU.
"Kami masih mendiskusikan teknisnya, termasuk menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Harapannya, melalui program ini, kami bisa lebih memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat desa," demikian Zulbair.(adv/yal/wan)
