Dukung Kemajuan Desa lewat Gratispol, Hadirkan Pendidikan Gratis hingga Internet Desa
BIKIN BANGGA: Umrah gratis untuk marbot jadi salah satu program yang mereka wujudkan dalam kurun waktu 100 hari kerja Gubernur & Wakil Gubernur Kaltim Rusmadi.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Tidak terasa, kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Seno Aji telah memasuki 100 harinya. Seperti umumnya, perkembangan dalam masa kerja tiga bulan pertama itu selalu mencuri perhatian semua pihak.
Patut disyukuri, Rudy-Seno menjalankan tugasnya dengan baik. Beragam program unggulan yang dijanjikan selama masa kampanye, direalisasikan dalam 100 hari kerja sebagai gubernur yang dilantik pada 20 Februari 2025 ini.
Adapun salah satu program unggulan yang masuk dalam visi-misinya saat pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024, yakni Gratispol. Adapun program tersebut sudah dirilis ke publik sejak 21 April 2025.
Tercatat ada enam program besar yang sukses menjangkau kebutuhan dasar masyarakat. Mulai pendidikan, kesehatan, hunian, internet desa, hingga sentuhan spiritualitas, semuanya dibalut satu semangat, membangun generasi emas.
Adapun enam Program Gratispol yang telah dirilis Rudy-Seno di antaranya, pendidikan gratis jenjang SMA/K dan pendidikan tinggi jenjang D3 hingga S3. Pemprov Kaltim menandatangani kerja sama dengan 53 perguruan tinggi untuk memastikan anak-anak Kaltim bisa mengenyam pendidikan tinggi tanpa biaya sepeser pun.
Kemudian, pelayanan kesehatan gratis dan berkualitas. Bersama BPJS Kesehatan, Pemprov Kaltim menjamin akses kesehatan menyeluruh untuk seluruh masyarakat, tanpa diskriminasi. beban biaya administrasi kepemilikan rumah. Tak ada lagi beban biaya untuk memiliki rumah impian. Pemprov Kaltim hadir memudahkan rakyat untuk hidup lebih layak.
Ada pula Gratis Seragam Sekolah. Dukungan nyata bagi siswa dari keluarga pra sejahtera. Seragam dan tas diserahkan Rudy secara simbolis dalam momen launching program Gratispol sebagai bentuk cinta untuk generasi penerus.
Ada pula Internet Gratis untuk Seluruh Desa. Digitalisasi desa menjadi nyata! Lima desa pertama telah menerima akses internet gratis yang difasilitasi oleh Diskominfo Kaltim.
Yang tidak kalah menarik, yakni janji Rudy-Seno memberangkatkan umrah imam masjid, tidak pikir dua kali, yang ditawari akan sulit untuk menolak. “Kaltim Emas harus bebas dari ketidakmampuan dan kemiskinan. Kita akan memutus rantai kebodohan dengan ilmu dan memutus rantai kemiskinan dengan kesempatan,” tegas Rudy.
Dan, Rudy-Seno membuktikan omongannya dengan baik. Perubahan diwujudkan meski tidak mudah. Kehadiran dua orang ini membuat yang sebelumnya dirasa mustahil, kini perlahan bisa diwujudkan. Gratispol bukan hanya program melainkan simbol harapan, bahwa pemerintah bisa berpihak, hadir, dan peduli pada kebutuhan rakyat. (adv/diskominfokaltim/krv/pt/wan)
