Gratispol Umrah & Perjalanan Religi, Gubernur Harum: Bentuk Penghormatan atas Ketulusan

JAGA SEMANGAT: Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud menyerahkan simbolis kepada salah satu penjaga rumah ibadah di Kutai Barat, sebagai bentuk apresiasi.

TITIKWARTA.COM - KUTAI BARAT - Program Gratispol Umrah dan Perjalanan Religi, akhirnya terealisasi. Untuk pertama kalinya, program tersebut diwujudkan di Kutai Barat. Marbot dan penjaga rumah ibadah terpilih akan melaksanakan perjalanan ke tanah suci sesuai keyakinan masing-masing.

 

Seremoni penyerahan berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Barong Tongkok, Kutai Barat, Sabtu (21/6). “Kutai Barat menjadi daerah pertama tempat penyerahan program Gratispol Umrah dan Perjalanan Religi. Ini menunjukkan bahwa pembangunan dimulai dari pinggiran, dari daerah yang jauh,” tegas Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) dalam sambutannya.

 

Pada kesempatan yang sama, program Jospol berupa insentif bagi para guru agama juga diwujudkan. Hal ini menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini jarang tersentuh bantuan langsung pemerintah.

 

Gubernur Harum menegaskan bahwa program Gratispol bukan sekadar slogan. “Kami tidak mungkin mengingkari janji kami kepada masyarakat Kaltim. Ini bukti bahwa janji kami benar-benar diwujudkan.”

 

Ia juga menyoroti pentingnya peran marbot, guru agama, dan penjaga rumah ibadah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama. Meski memiliki peran vital, profesi ini kerap luput dari perhatian negara.

 

“Melalui program Gratispol dan insentif ini, kami ingin memastikan mereka mendapat apresiasi dan penghargaan yang layak. Jangan lihat nilainya, tetapi lihat niat baik pemerintah,” ujar Gubernur.

 

Jumlah penjaga rumah ibadah di Kaltim mencapai 3.405 orang, dengan perincian: Islam 2.699 orang; Kristen 541 orang; Katolik 146 orang; Hindu 19 orang; Buddha: 22 orang; dan Konghucu 15 orang, “Program ini bukan hadiah, tapi bentuk penghormatan atas pengabdian tulus Bapak dan Ibu semua,” tuturnya.

 

Ia pun berharap program ini menjadi inspirasi sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antarumat beragama, khususnya di Kutai Barat dan Kalimantan Timur secara umum.

 

Tampak hadir Ketua TP PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati Kutai Barat H Nanang Adrian, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Yadi Sofyan Noor, FKPD serta organisasi perangkat daerah Kaltim. (adv/diskominfokaltim/Prb/bgs/dfa/wan)