Gubernur Harum Kunker ke Kubar, Diawali dengan Sowan ke Sultan Kutai Kertanegara
SOWAN: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (ketiga kanan) bersama Sultan Kutai Kertanegara ing Martadipura Aji Muhammad Arifin (ketiga kiri) dalam silaturahmi, Jumat (20/6).
TITIKWARTA.COM - KUTAI KARTANEGARA - Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud akan melaksanakan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Kutai Barat 20-22 Juni. Dia akan bertolak ke sana, didampingi Ketua TP PKK Kaltim Sarifan Suraidah Harum beserta jajaran pimpinan Pemprov Kaltim.
Agenda utama kunker kali ini yakni penyerahan penghargaan bagi penerima Gratispol Umrah dan Perjalanan Religi, serta penyerahan Jospol Insentif Guru, Marbot, dan Penjaga Ibadah Non-Muslim.
Hanya, sebelum memulai perjalanan, mereka terlebih dulu sowan ke Kedaton Kutai Kertanegara ing Martadipura, Jumat (20/6). Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan Kedaton Kutai Kertanegara ing Martadipura adalah tempat sarat sejarah dan peradaban luhur bangsa.
"Kehadiran kami hari ini bukan saja sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya, tetapi juga sebagai wujud komitmen bersama untuk terus menjaga dan melestarikan, serta memajukan adat istiadat dan nilai-nilai luhur Kutai sebagai bagian penting dari identitas bangsa," ujar Gubernur Harum.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Kesultanan Kutai Kertanegara ing Martadipura terus terjalin erat. Sinergi ini, menurutnya, sangat penting dalam upaya pelestarian budaya, pendidikan adat, hingga penguatan pariwisata berbasis sejarah yang menjadi kebanggaan Kaltim, terlebih dengan adanya IKN sebagai etalase Indonesia.
Gubernur Harum menjelaskan bahwa kedatangan mereka ke Kutai Kartanegara adalah untuk bersilaturahmi sekaligus berziarah kepada leluhur. Kunjungan ini juga dirangkai dengan kegiatan menyerap aspirasi dari anggota DPRD dan fraksi. "Kemarin kami sudah bertemu Bupati terpilih Kukar. Kami membahas bagaimana kita bisa memajukan adat istiadat dan budaya," ungkapnya.
"Kami juga, insyaallah, menyiapkan agenda-agenda untuk dapat mendukung warisan budaya leluhur yang luar biasa ini," tambah Harum, Pemprov Kaltim beserta DPRD menyatakan kesiapan bersinergi dalam menjaga adat istiadat dan budaya.
Gubernur Harum menutup dengan sebuah peribahasa, "Bahwa adab itu lebih tinggi dari ilmu. Insyaallah, kita adalah bagian dari orang yang memegang teguh adat istiadat kita semua." Kegiatan dihadiri Sultan Kutai Kertanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Ratu Ing Martadipura dan tokoh adat Kukar. (adv/diskominfokaltim/prb/bgs/dfa/wan)
