Gubernur Harum Mewujudkan Janjinya: Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat
SIMBOLIS: Gubernur Harum menyerahkan bantuan Gratispol Umrah dan Perjalanan Religi kepada sejumlah masyarakat di Bontang.
TITIKWARTA.COM - BONTANG - Setibanya di Bontang dalam kunjungan kerja (kunker) ke utara Kaltim, Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) langsung menghadiri sejumlah kegiatan. Salah satunya menyerahkan penghargaan dan bantuan, bagian dari program Gratispol dan Jospol.
“Kami datang membawa janji yang dulu pernah kami ucapkan. Janji bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, tidak hanya membangun gedung dan jalan, tapi juga membangun keadilan, kesejahteraan, dan harga diri,” tegas Gubernur Harum dalam sambutannya di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Sabtu (12/7).
Melalui program Gratispol, Pemprov Kaltim memberikan penghargaan berupa perjalanan ibadah umrah dan perjalanan religi kepada para marbot masjid, guru agama, serta penjaga rumah ibadah non-Muslim yang selama ini telah mendedikasikan hidupnya menjaga nilai-nilai spiritual di masyarakat.
Tahun ini, bantuan tersebut diberikan kepada 48 orang dari Bontang, terdiri dari Islam (33 orang), Kristen (10 orang), Katolik (3 orang), dan masing-masing seorang dari Hindu dan Buddha. “Mereka adalah penjaga moral masyarakat. Mereka yang tak pernah menuntut, namun selalu hadir di garis depan dalam menguatkan spiritualitas umat,” ujar Gubernur Harum.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga menyerahkan insentif Jospol kepada lebih dari 31.000 guru se-Kaltim. Para penerima berasal dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga guru-guru di madrasah dan pondok pesantren. Adapun di Bontang, ada 2.799 guru yang telah terdata oleh Dinas Pendidikan Bontang akan menerima bantuan insentif sebesar Rp500 ribu per bulan dari Pemprov Kaltim.
“Para guru adalah penanam benih masa depan. Tanpa mereka, tak akan lahir generasi emas Kaltim. Perhatian kepada guru berarti perhatian terhadap masa depan provinsi ini,” tegasnya.
Tak hanya sampai di situ, pada kesempatan yang sama Gubernur Harum juga menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah Lembaga Kesehatan Sosial dan Usaha Ekonomi Produktif di Bontang.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap peran aktif lembaga-lembaga sosial dalam pembangunan masyarakat, utamanya di bidang pelayanan sosial, kesehatan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kami percaya, pembangunan sosial tak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Peran serta masyarakat dan lembaga sosial sangatlah penting. Karena itu kami dorong dan dukung agar mereka terus bergerak,” tambahnya.
Tak kalah penting, sertifikat halal juga diserahkan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Bontang. Sertifikasi halal ini diyakini menjadi instrumen penting meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.
“Upaya ini sejalan dengan tekad kita untuk mendorong UMKM naik kelas. Kita ingin pelaku usaha tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang bahkan bisa ekspor,” jelasnya. Mengakhiri sambutannya, Gubernur Harum kembali menegaskan bahwa semua program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah rakyat.
“Negara harus hadir, bukan hanya dalam pidato dan janji, tapi dalam aksi nyata. Pemerintah itu tidak jauh. Pemerintah itu ada. Dan yang paling penting: pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap jerih payah rakyatnya.”
Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan dan insentif. “Kepada para penerima Umrah dan Perjalanan Religi, semoga ibadahnya membawa keberkahan. Kepada para guru, teruslah menyalakan cahaya ilmu. Dan kepada pelaku UMKM dan lembaga sosial, tetaplah menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan kebaikan sosial.”
Di akhir pidatonya, Gubernur Harum mengajak semua pihak untuk terus bergandengan tangan membangun Kaltim. “Semoga semua ini menjadi langkah nyata kita bersama dalam mewujudkan visi besar: Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas. Mari kita terus rukun, terus mengabdi, dan terus membangun Kaltim yang adil, sejahtera, dan beradab.”
Turut hadir dalam acara tersebut, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Anggota DPD RI Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Ketua TP PKK Kaltim Sarifah Suraidah Harum, Sekretaris Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, serta jajaran kepala OPD lingkup Pemprov Kaltim. (adv/diskominfokaltim/rey/pt/wan)
