Harga Jual TBS Makin Legit

MENJANJIKAN: Nilai jual TBS terus mengalami kenaikan, sebagai imbas dari peningkatan nilai jual CPO dan kernel.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Kabar baik untuk para petani sawit di Kaltim. Pada periode 16-31 Oktober 2023, harga tandan buah segar (TBS) di Bumi Etam mengalami kenaikan pada setiap kelompok umurnya.

 

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir mengatakan, kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 tahun, yakni menjadi Rp 2.174,53 per kilogram. "Kenaikan di kelompok itu jadi yang terbesar dibandingkan minggu lalu," jelas dia, Selasa (31/10). Kenaikan harga jual TBS periode tersebut adalah imbas dari kenaikan harga jual crude palm oil (CPO) dan inti sawit alias kernel dari Perusahaan yang menjadi sumber data.

 

Untuk CPO, tertimbang dikenakan Rp 10.533,27, harga kernel rata-rata tertimbang yang sama sebesar Rp 4.747,28 per kg dengan indeks K sebesar 85,64 persen. Muzakkir juga memerincikan harga periode 16-31 Oktober 2023 yakni untuk TBS yang dipanen dari pohon umur tiga tahun dengan harga Rp 1.917,85 per kg.

 

Sementara umur empat tahun Rp 2.049,33 per kg, lima tahun Rp 2.058,14 per kg, dan enam tahun Rp 2.079,43 per kg. Berikutnya di umur tujuh tahun Rp 2.091,39 per kg, delapan tahun Rp 2.107,53 per kg, dan sembilan tahun Rp 2.149,04 per kg.

 

Menurutnya, daftar harga TBS sawit di atas merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma. Kerja sama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan bisa membantu penyesuaian harga TBS petani dengan tarif normal. Harapannya tidak ada lagi permainan oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit bisa terwujud.(Prb/ty/adv/hms/kominfokaltim)