Komisi IV DPRD kaltim Pertanyakan Perkelahian Siswa SD hingga Fatal

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) berencana membahas serius kasus patah tulang yang dialami seorang siswa SD di Samarinda akibat perkelahian di lingkungan sekolah. Insiden ini dinilai anggota dewan sebagai indikasi nyata adanya kelalaian fungsi pengawasan di institusi pendidikan.


Anggota DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menyebut insiden tersebut sebagai cerminan mutu pendidikan di Kaltim yang perlu dievaluasi. “Ini gambaran pendidikan di Kaltim yang menurut saya kurang baik dan perlu dibahas di Komisi IV. Kami kemungkinan besar akan mengangkat persoalan kekerasan di sekolah dalam rapat nanti,” ujarnya.


Syahariah Mas’ud mempertanyakan mengapa perkelahian serius yang terjadi di area sekolah, yang seharusnya ramai dan diawasi, bisa luput dari pantauan hingga menimbulkan cedera parah.


“Perkelahian di sekolah sampai menyebabkan patah tulang kok bisa tidak ketahuan? Ini kan sekolah umum, ramai, pasti banyak yang melihat. Kalau kejadiannya di hutan atau tempat sepi mungkin wajar tidak terpantau. Tapi ini di sekolah, kenapa tidak ada laporan sampai kondisinya separah itu?” tegasnya. (adv/dprdkaltim/wan/yal)