Konsep Terbuka Menghadap Sungai Mahakam, Teras Samarinda Bakal jadi Wadah Kawula Muda untuk Bermusik

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Di antara deretan proyek yang sedang di kebut Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, seperti terowongan di kawasan Gunung Manggah, revitalisasi Citra Niaga dan Pasar Pagi, proyek Teras Samarinda tahap I justru yang paling menarik perhatian masyarakat Tepian. 

 

Meski belum dibuka untuk umum, Teras Samarinda ini digadang-gadang akan menjadi ikon baru bagi masyarakat.

 

Dengan konsep terbuka menghadap panorama Sungai Mahakam, tempat ini diyakini mampu memikat minat kawula muda, terutama dalam bidang musik.

 

Pengembangan Teras Samarinda ini juga didukung oleh hasil Focus Group Discussion (FGD) yang digelar untuk mendorong ekonomi kreatif (Ekraf) dan pembentukan ekosistem ekonomi kreatif di Samarinda (22/8).

 

Dalam uji petik kerja sama antara Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda dengan tim Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I), Kota Samarinda telah ditetapkan sebagai Kota Musik.

 

Atas hal inilah, Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, mengungkapkan optimismenya terkait perkembangan ekraf musik di Samarinda.

 

“Kita tak perlu khawatir lagi soal tempat ekraf musik. Sebentar lagi Teras Samarinda akan dibuka untuk menjadi ajang kreativitas anak muda, terutama dalam bermusik,” ujarnya.

 

Muslimin juga menambahkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa pegiat musik di Samarinda. Namun ke depannya ia memastikan akan melakukan komunikasi dengan komunitas musik secara menyeluruh untuk memanfaatkan panggung Teras Samarinda sebagai wadah rutin bermusik. 

 

Mengingat bahwa proyek dengan nilai sebesar Rp 36,9 miliar ini dilengkapi dengan amphitheater serta lampu sorot yang megah. Bahkan, penggunaan amphitheater ini nantinya akan diatur secara profesional melalui aplikasi.

 

"Desainnya ada sound system dan lighting yang akan menciptakan suasana baru yang unik, menjadi ciri khas untuk menampilkan kreativitas kepada warga Samarinda dan menjadi unggulan. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain," lanjutnya.

 

Muslim juga berharap agar setiap akhir pekan, Teras Samarinda bisa menyelenggarakan sekaligus menjadi ajang rutin bagi kawula muda untuk menunjukkan bakat mereka. 

 

"Kami juga akan membuat peraturan walikota (Perwali) untuk mengembangkan ekosistem musik di Samarinda," pungkas Muslimin.(yal/wan)

 

 

Sumber : kaltim.tribunnews.com