Kutim Wilayah Strategis, Berpotensi Mendukung Perwujudan Kedaulatan Pangan Nasional
SINERGI: Gubernur Harum menyampaikan arahan ke seluruh pihak agar bisa bersatu-padu membangun dan mengembangkan pontesi di Kutai Timur.
TITIKWARTA.COM - KUTAI TIMUR - Memasuki hari kedua kunjungan kerja (kunker) ke utara Kaltim, rombongan Pemprov Kaltim tiba di Kutai Timur (Kutim). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) langsung hadir dalam agenda Sinergitas TNI-Polri dan Pemprov Kaltim di Auditorium Polres Kutim, Minggu (13/7).
Hadir dalam kegiatan ini, unsur pimpinan daerah, di antaranya Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Anggota DPR RI dapil Kaltim Sarifah Suraidah Harum, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Sekprov Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Mahyunadi, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.
Dalam arahannya, Gubernur Harum menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas daerah, khususnya di Kutim yang dinilai sangat strategis. “Kutai Timur adalah wilayah yang luar biasa. Potensi sumber daya alamnya besar," ucap Gubernur Harum.
Ia juga menyampaikan bahwa Kutim memiliki sekitar 500 ribu hektare kebun sawit dan kandungan sumber daya lainnya seperti minyak dan gas bumi yang belum tergarap optimal. Pemerintah pusat telah menetapkan Kaltim sebagai salah satu wilayah strategis untuk pencapaian kedaulatan pangan nasional.
"Kita diminta selambat-lambatnya Desember sudah harus bisa melaksanakan swasembada pangan, khususnya padi,"ujarnya. Dalam hal peningkatan gizi masyarakat, Gubernur Harum menginstruksikan setiap kabupaten/kota membentuk minimal tiga Sentra Pangan Bergizi (SPG), terutama untuk menyuplai kebutuhan anak sekolah dan kelompok rentan.
Kutim dengan luas wilayah dan potensi pertaniannya disebut sebagai wilayah yang sangat potensial untuk menjalankan program tersebut.
Sementara itu Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha berkomitmen mendukung program ketahanan nasional melalui optimalisasi lahan di Kaltim. Ia menyebut TNI saat ini diberi tanggung jawab pengelolaan hingga 24 ribu hektare lahan untuk mendukung ketahanan pangan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim. Apa yang diberikan kepada TNI menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Sinergi tiga pilar—TNI, Polri, dan pemda—adalah kunci keberhasilan,” ucapnya.
Senada, Irjen Pol Endar Priantoro, dalam kunjungan perdananya ke Kutim sejak dilantik sebagai Kapolda Kaltim, mengapresiasi kekompakan dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan semua pihak di Kutim. “Saya terharu, hari Minggu seperti ini bisa kita isi dengan kegiatan yang bermanfaat dan semangat kebersamaan. Kutim menunjukkan energi positif, dan saya yakin dengan kolaborasi yang terus diperkuat, pembangunan di sini akan melaju lebih cepat,” kata Kapolda.
Ia menegaskan bahwa tugas menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi harus menjadi kerja kolektif seluruh elemen masyarakat. “Kami siap mendukung penuh pembangunan di Kutim, dan jika ada hal-hal yang perlu kami benahi dari pelayanan kepolisian, kami terbuka. Laporkan jika ada yang kurang tepat di lapangan, kami akan tindak,” tambahnya. (adv/diskominfokaltim/rey/pt/wan)
