Lestarikan Keaslian Gerakan Pencak Silat dengan Mendirikan Laboratorium Teknik

KEBANGGAAN: Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal kembali terpilih sebagai ketua PD Kaltim periode 2025-2029.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) VI Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri (PD) Kaltim. Dirinya hadir sekaligus sebagai ketua PD Kaltim, dalam kegiatan yang terlakana di ruang WIEK, Diskominfo Kaltim, Minggu (8/6).

 

Selain Faisal, turut hadir seluruh pengurus cabang (pengcab) PD dari kabupaten/kota se-Kaltim. Kegiatan ini menjadi momentum berkonsolidasi organisasi, regenerasi kepengurusan, sekaligus penegasan misi pelestarian teknik-teknik asli PD sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya bangsa.

 

Dalam sambutannya, Kasian selaku Dewan Pendekar PD Kaltim yang sekaligus ketua Bidang Teknik Pengurus Pusat PD, menyampaikan pentingnya menyelaraskan dan melestarikan ilmu PD agar tidak hilang atau tercampur teknik dari aliran lain.

 

“PD memiliki ciri khas teknik yang unik. Kita perlu memiliki laboratorium teknik sebagai pusat dokumentasi dan pelatihan dari A-Z, agar keaslian gerakan tetap terjaga dan tidak punah atau rancu antar daerah,” ujar Kasian.

 

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah menjadikan pencak silat aliran bebas khusus tanpa body contact sebagai proyek percontohan silat Indonesia. Aliran ini mengandalkan teknik tinggi tanpa harus bersentuhan fisik, yang mencerminkan kedalaman ilmu bela diri sekaligus menjunjung tinggi estetika gerakan.

 

Kasian juga menekankan pentingnya menjaga adab dan kekeluargaan antar anggota, serta menghindari potensi gesekan internal. Sementara itu, Muhammad Faisal dalam laporan pertanggungjawabannya sebagai Ketua PD Kaltim periode 2021–2025, bangga menjadi bagian dari keluarga besar PD, meskipun dirinya bukan seorang pendekar.

 

“Saya bukan pendekar, tapi jiwa petarung melekat dalam diri saya. Tiga hal utama dalam pencak silat: sebagai olahraga prestasi, unsur bela diri, dan unsur budaya. Ketiganya harus terus kita jaga,” tutur Faisal. Di akhir musprov, Faisal terpilih kembali sebagai ketua untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode 2025-2029. (adv/diskominfokaltimAdg/sef/pt/wan)