Lewat Rapat LKPJ
DPRD Samarinda Soroti Jumlah Sekolah yang Minim
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Pihak legislatif menyoroti masih kurangnya jumlah sekolah di Kota Samarinda.

Kurangnya jumlah sekolah tersebut menjadi kendala dalam penerapan zonasi pendidikan.
Demikian yang disampaikan anggota pansus DPRD Samarinda, Ahmad Sopian Noor saat rapat laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda, Selasa (07/05/24) hari ini.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda mengungkapkan, kekukarangan jumlah sekolah itu terjadi di beberapa kawasan, salah satunya Kecamatan Sungai Pinang di mana wilayah ini tidak memiliki SMP.
"Contohnya di Jalan Ahmad Yani, di sana itu tidak ada sama sekali bangunan SMP-nya," jelas Sopian.
Untuk itu, Sopian Noor mendorong Pemkot Samarinda untuk berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan persoalan ini.
"Ada sedikit permasalahan mengenai administrasi bahwa ada sekolah-sekolah SMA yang dinaungi oleh Disdik provinsi tapi lahannya pakai lahan pemkot, bagaimana komunikasinya agar kita bisa mendirikan bangunan sekolah SMP," pungkasnya. (adv/wan)
