Media Turut Berperan Dalam Berikan Informasi Pelayanan Publik yang Ditangani Ombudsman RI

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltim, Dwi Farisa Putra Wibowo mengungkapkan peran serta media dalam memberi informasi pelayanan publik.

 

Ia berujar bahwa media tidak hanya sekadar penyampai informasi.

 

Lebih dari itu, menjadi mitra strategis yang bisa mendorong perbaikan pelayanan publik serta memberikan informasi bagi pihaknya.

 

“Tugas kami sangat dipengaruhi oleh media. Kalau diberitakan, efeknya akan sangat penting,” ungkap Feri, sapaan akrabnya.

 

Ombudsman RI Perwakilan Kaltim juga menekankan bahwa media memiliki dua peran kunci.

 

Pertama mengedukasi masyarakat tentang hak-hak pelayanan publik, kedua memberikan tekanan kepada institusi yang terbukti melakukan maladministrasi. 

 

Dengan publikasi yang konsisten, menurutnya, efek jera terhadap pelanggaran bisa diwujudkan.

 

Ia pun mengajak media membangun sinergi proaktif, bukan sekadar komunikasi satu arah. 

 

Pendekatan yang dilakukan pihaknya sendiri untuk menangani maladministrasi, yaitu melalui dua model, pasif dan aktif.

 

“Model pasif dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, sementara model aktif melibatkan inisiatif langsung Ombudsman dalam mengatasi isu-isu publik langsung, terutama yang ada dalam pemberitaan media,” jelasnya.

 

Selain pengawasan maladministrasi, pihaknya juga bertanggung jawab menilai kualitas pelayanan publik. 

 

Penilaian bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pelayanan.

 

Tiga unit utama yakni Keasistenan Penerimaan Verifikasi Laporan (PVL), Keasistenan Pemeriksaan Laporan, dan Pencegahan Maladministrasi. 

 

Unit-unit ini berfungsi sebagai tulang punggung pengawasan yang dikoordinasikan kepada sekretariat.

 

Feri berharap, terhadap media untuk menjadi agen perubahan yang mampu mempengaruhi kebijakan publik secara konstruktif.

 

“Dengan pemberitaan yang masif dan berkualitas, perubahan dalam pelayanan publik akan lebih cepat terjadi,” tandasnya.(yal/wan)



Sumber : kaltim.tribunnews.com