Nusantara, Berkah dan Tanggung Jawab Kaltim
AMANAH: Akmal Malik menegaskan agar pembangunan IKN Nusantara bisa dikawal dengan optimal oleh semua pihak, terutama Kaltim dan kabupaten/kota sekitarnya.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Terpilihnya Kaltim sebagai wadah berdirinya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara merupakan berkah besar bagi masyarakat Bumi Etam. Kehadiran Nusantara diyakini akan berefek domino pada pesatnya pembangunan di Kaltim.
"Kita menjadi atensi untuk mewujudkan sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia," ungkap Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik saat menjadi pembicara dalam talkshow Gubernur Menyapa di RRI Samarinda, Kamis (9/11).
Keputusan luar biasa dari Presiden Jokowi untuk memindahkan ibu kota negara ke tengah-tengah Indonesia, khususnya Penajam Paser Utara, adalah berkah. Bukan hanya bagi Kaltim, juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Namun, kita tidak boleh hanya bersyukur. Kita juga harus bertanggung jawab," terang Akmal.
Dia menegaskan, pembangunan Nusantara bukan hanya tanggung jawab provinsi. Kabupaten/kota sekitarnya juga wajib turut andil memastikan kelancaran pembangunan. Kerja sama antar-daerah adalah kunci utama dalam mewujudkan kesuksesan proyek ini.
Balikpapan sebagai salah satu kota terdekat, telah merasakan dampak luar biasa dari kehadiran Nusantara. Hotel-hotel penuh, dan menyewa mobil menjadi sulit. Jika tidak ada langkah-langkah pencegahan yang diambil, Balikpapan akan menghadapi masalah besar. Oleh karena itu, harus dipastikan aksesibilitas dan konektivitas yang baik dengan PPU, Paser, Samarinda, Kukar, dan Kubar.
"Kita tidak boleh melupakan tanggung jawab sebagai warga Kaltim untuk ikut serta dalam kesuksesan ini," pintanya. Hadir menyertai Akmal, Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kaltim Muhammad Faisal, Kepala Biro Adpim Setprov Kaltim Syarifah Alawiyah, dan Kepsta RRI Samarinda Arlin Setyaningsih. (prb/ty/adv/hms/kominfokaltim)
