Pemkot Harus Memikirkan Orientasi Pembangunan Jangka Panjang
FOTO : Abdul Rohim, Fraksi PKS DPRD Samarinda.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Pemkot Samarinda kini sedang giat-giatnya membangun. Nyaris seluruh sudut kota terdapat kegiatan proyek, begitu juga dengan program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Namun pemkot tetap diminta untuk lebih mengutamakan pembangunan yang memiliki manfaat jangka panjang.

Semua itu disampaikan Fraksi PKS dalam Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama DPRD dan Pemkot Samarinda mengenai APBD 2024, Selasa (24/10/2023) malam. Abdul Rohim yang didapuk mewakili fraksi mengatakan, sejauh ini pembangunan yang berjalan lebih banyak terfokus pada kebutuhan jangka pendek. "Sebaiknya pemkot juga menyiapkan pembangunan yang berbasis jangka panjang. Mungkin itu bisa direalisasikan pada APBD 2024 mendatang," ujar Rohim.
Ia melanjutkan, selama ini capaian pembangunan yang dihasilkan masih didominasi kepentingan jangka pendek. Seperti proyek normalisasi drainase yang biasanya diperuntukan mengatasi banjir pada satu kawasan saja. Belum menyeluruh dan tidak menyentuh pangkal dari penyebab banjir itu sendiri. "Kami harap ada kemajuan dari perencanaan pembangunan yang disiapkan pada tahun depan".
Banyak hal yang menurut Rohim bisa disiapkan Pemkot Samarinda. Apalagi mengingat Samarinda nantinya menjadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Bagaimana menyiapkan kebijakan ekonomi, pengembangan SDM hingga membangun konektivitas infrastruktur. "Oleh Karena itu ke depannya harus ada perencanaan ke arah sana," tuturnya.
Dirinya juga menyoroti persoalan pelayanan air bersih yang merupakan kebutuhan dasar warga Kota Tepian. Mulai dari tidak meratanya pasokan air bersih pada beberapa kawasan di pusat kota, gangguan layanan yang berlarut-larut, hingga tidak maksimalnya produksi air bersih. "Pemkot harus serius dalam menangani masalah ini, karena berulang kali terjadi," bebernya.
Pemkot Samarinda diharapkan segera mengambil langkah konkrit untuk menyelesaikan masalah ketersediaan air bersih ini. Berbagai keluhan warga akhir-akhir ini menunjukkan urgensi dari masalah ini dan tidak boleh lagi dibiarkan berlarut-larut. "Ketersediaan air bersih adalah hak dasar warga, dan pemkot harus memastikan hal ini terpenuhi," tandas Abdul Rohim.(adv/zee)
