Sayid Anjas Gelar Syukuran Sambut Realisasi Pembangunan Semenisasi Jalan

TITIKWARTA.COM - SANGATTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Sayyid Anjas, mengelar syukuran bersama Warga  RT 22, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.

 

 

Syukuran tersebut tersebut atas dasar telah terealisasinya pembangunan semenisasi jalan Gang Borneo yang dinantikan sejak lama.

 

"Semenisasi jalan sepanjang 75 meter lebar empat meter yang dikerjakan oleh CV Abdi Masjaya bersumber itu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2023 lewat aspirasi politisi DPC Partai Golkar Kutim," bebernya kepada awak media.

 

Ia mengaku, syukuran tersebut bagian dari silaturahmi dan mempererat rasa kebersamaan bersama warga Gang Borneo Etam.

 

"Ini bagian dari silaturahmi kita agar kedepannya saya bisa memberikan perhatian lebih pada warga sini," ujarnya.

 

Selain, Politisi Partai Golkar Kutim itu juga berkomitmen untuk tetap memperjuangkan pembangunan jalan seperti di gang-gang  yang masih jalan tanah, sepanjang akses Jalan Pinang Dalam, sebab wilayah tersebut masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil)nya.

 

"Masih itu yang beberapa meter saya akan perjuangkan di aspirasi saya. Tinggal membangun komunikasi saja," katanya.

 

Sementara itu, Ketua RT 22 Desa Sangatta Utara, Jamil Mustafa mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Kutim Sayid Anjas yang telah memperhatikan dan meningkatkan jalan untuk warga yang tinggal di bibir Sungai Sangatta.

 

Ia berharap, ada penambahan infrastruktur pembangunan jalan di gang Jalan Pinang Dalam sebab masih banyak yang beralas tanah dan bebatuan.

 

"Gang ini (Borneo Etam,red) masih beberapa mater yang belum, begitu juga dengan gang-gang lain," harapnya.

 

Selain itu, Jamil juga mengingatkan dalam menjelang tahun politik ini agar lebih memperhatikan wakil rakyat yang merealisasikan tugasnya tanpa harus sebatas janji.

 

"Lihat yang realita-realita saja, kita dukung yang memperhatikan kita seperti Pak Sayid Anjas, kalau kita pilih berdasarkan janji kita akan kesusahan selama lima tahun," tutupnya. (adv/yal)