Setelah Upacara, Lanjut Doa Bersama dan Dengarkan Tausiyah, Wujud Syukur Kemerdekaan
BERSAMA: Kegiatan doa bersama jadi agenda lanjutan setelah Pemprov Kaltim menyelenggarakan upacara peringatan HUT ke-80 kemerdekaan RI.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Setelah memimpin upacara peringatan HUT ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) bersama rombongan melanjutkan kegiatannya. Ia mengikuti salat zuhur berjamaah dan doa bersama, masih dalam rangkaian mensyukuri pertambahan usia negeri ini.
Berlangsung di Masjid Nurul Mu’minin, Samarinda, selain Gubernur Kaltim Harum, turut hadir Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni, Ketua TP PKK Kaltim sekaligus anggota DPR RI dapil Kaltim Syarifah Suraidah (Bundah Harum), serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltim, salah satunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal.
Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan tausiyah dari KH Jamaluddin (Guru Jamal) dan KH Muhammad Zhofaruddin (Guru Udin).
Gubernur Kaltim Harum bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang kini genap 80 tahun. Ia pun mengajak masyarakat memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan dengan doa dan karya nyata. Kemerdekaan ini adalah momentum berharga untuk mengukuhkan persatuan bangsa sekaligus ikhtiar spiritual agar pembangunan di Kaltim diridai Allah SWT.
“Kegiatan doa bersama ini menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada kerja keras fisik dan kebijakan semata, juga pada kekuatan doa. Dengan doa, kita berharap segala program pembangunan di Kaltim berjalan lancar, diridai, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menyatukan semangat mewujudkan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas serta mendukung visi Indonesia Emas 2045. (adv/diskominfokaltim/hend/dfa/wan)
