Stok Beras di Samarinda Aman, Warga Tak Perlu Latah Panic Buying

PERIKSA: Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar memimpin inspeksi ke gudang Perum Bulog di Sungai Kunjang, Samarinda.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan stok barang. Banyak faktor yang menentukan tercapainya predikat tersebut. Seperti keterjangkauan harga, kelancaran akses masyarakat untuk menjangkaunya.

 

Hal tersebut yang diawasi oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar. Bersama satuannya, ia mengecek ketersediaan beras di Samarinda. Kegiatan terlaksana di Gudang Perum Bulog Karang Asam Ulu, Kamis (7/8). Kabar baiknya, stok beras di Samarinda, lokal maupun impor, aman untuk beberapa bulan ke depan.

 

Item yang diperiksa antara lain, pemeriksaan fisik hingga administrasi distribusi beras. Pemeriksaan jumlah pasokan, sistem penyaluran, kondisi gudang, hingga kemasan beras. Hendri mengatakan, langkah ini merupakan wujud komitmen Polri menjaga ketahanan pangan. “Kami ingin memastikan pasokan beras lancar dan tidak terkendala dari sisi distribusi maupun kualitas di lapangan,” tegas Hendri.

 

Dia menegaskan, langkah preventif ini penting untuk mencegah penimbunan dan spekulasi harga yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial. Petugas Bulog mendampingi pengecekan dan memaparkan data teknis, mulai kapasitas gudang, jadwal distribusi, hingga pengelolaan stok beras medium dan premium. Hasilnya, semua jalur distribusi berjalan normal tanpa hambatan.

 

Hendri menegaskan, pengawasan rutin akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan membangun kepercayaan publik terhadap distribusi pangan nasional. “Kami tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan situasi. Spekulasi harga harus dicegah karena merugikan petani dan konsumen,” ujarnya.

 

Dengan kondisi stok yang aman, warga diimbau tidak panik atau melakukan pembelian berlebihan. “Cukup beli sesuai kebutuhan,” pungkas Hendri. (adv/diskominfokaltim/*/pt/wan)