Tetap Produktif dengan Mengenali Kesehatan Jantung
KENDURI: Pertambahan usia YJI diharapkan bisa menjadi refleksi masyarakat betapa pentingnya mengenali kondisi kesehatan jantung sebagai motor utama hidup manusia.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Penting bagi setiap individu mengenali kondisi kesehatan tubuhnya. Terutama jantung yang menjadi mesin penggerak utama hidup manusia. Untuk itu, masyarakat pun diminta rutin mengecek kondisi kesehatan jantungnya demi mencegah risiko-risiko kesehatan yang membayangi.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Kaltim Zainudin Fanani saat merayakan pertambahan usia YJI yang ke-42 tahun. Menurutnya, tidak hanya individu, lingkungan sekitarnya seperti keluarga dan masyarakat sekitar harus diajak untuk mengontrol kesehatan jantungnya. 'Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu," ucapnya.
Untuk merayakan pertambahan usia YJI, pihaknya menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya yang digelar di ruang serbaguna lantai enam Kantor Cabang Utama Bankaltimtara, Samarinda, Sabtu (11/11).
Fanani menekankan urgensi pengenalan jantung melalui pemeriksaan rutin ke dokter jantung. "Dalam upaya pemeliharaan jantung, tidak harus setiap bulan, tetapi setidaknya secara berkala," ujarnya. Dia juga mengingatkan tentang kejadian yang mendadak dapat mengubah hidup seseorang.
Pentingnya memahami gejala penyakit jantung dan rutin mengonsumsi obat atau melakukan pemeriksaan saat merasa perlu. YJI Cabang Utama Kaltim mendorong masyarakat untuk sadar dan mengimplementasikan langkah-langkah kesehatan ini dengan mudah diakses, termasuk pemeriksaan di rumah.
"Pesan kami sederhana, Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu. Pesan ini perlu diterapkan secara optimal demi kesejahteraan kita bersama," tegasnya. Tampak hadir Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kaltim Ronny Setiawati serta pengurus YJI cabang Kaltim maupun kabupaten dan kota. Acara pun dirangkai dengan penyerahan lomba senam jantung dan pemberian bingkisan bagi pasien jantung bawaan. (prb/ty/adv/hms/kominfokaltim)
