Taji Pendekar Cisadane Runtuhkan Dominasi Pesut Etam di Indomilk Arena

TITIKWARTA.COM  - TANGERANG – Stadion Indomilk Arena menjadi saksi bisu saat keangkeran markas Persita Tangerang memakan korban besar. Pada laga pekan ke-17 yang berlangsung Jumat, 9 Januari 2026, sang pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda, dipaksa bertekuk lutut dengan skor meyakinkan 0-2 di tangan tuan rumah, Pendekar Cisadane.

 

Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika kejutan besar terjadi. Berawal dari skema serangan cepat, Hokky Caraka melepaskan umpan pendek yang disambut dengan tendangan keras dari luar kotak penalti oleh Javlon Guseynov. Bola yang meluncur deras gagal dihalau Nadeo Argawinata, membuat mantan pemain Borneo FC itu membawa Persita unggul cepat 1-0.

 

Meski tertinggal, Borneo FC mencoba keluar dari tekanan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini pertahanan Persita yang dikomandoi oleh Igor Rodrigues tampil sangat solid. Beberapa peluang emas dari Maicon dan Juan Villa di babak pertama selalu mentah di tangan kiper asal Portugal tersebut, membuat skor tipis tetap bertahan hingga jeda.

 

Memasuki babak kedua, pelatih Fabio Lefundes mencoba mengubah strategi dengan memasukkan tenaga baru. Namun, permainan Pesut Etam tak kunjung membaik. Sebaliknya, Persita justru berkali-kali mampu menerobos sisi kanan pertahanan Borneo FC, menciptakan ancaman serius melalui sundulan Mariano Peralta yang hampir menggandakan keunggulan.

 

Petaka bagi tim tamu benar-benar datang di menit ke-83. Pelanggaran keras yang dilakukan oleh Baker Husseini terhadap Andrejic Aleksa di area terlarang membuat wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Aleksa yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Nadeo, mengubah papan skor menjadi 2-0 dan sekaligus mengunci kemenangan bagi tuan rumah.

 

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Borneo FC yang sedang berupaya mengamankan posisi di puncak klasemen sebelum jeda kompetisi. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas performa lini belakang timnya yang dianggap melakukan kesalahan fatal di momen krusial.

 

"Hasil ini sangat mengecewakan. Kami kehilangan fokus di menit awal dan melakukan kesalahan kekanak-kanakan di area penalti pada akhir babak kedua. Ini pelajaran mahal bagi kami jika ingin tetap berada di puncak," ujar pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, usai pertandingan.

 

Dengan hasil ini, posisi Borneo FC di puncak klasemen kian rawan tergeser oleh rival-rival di bawahnya yang masih menyisakan laga di pekan ke-17. Sementara bagi Persita Tangerang, kemenangan ini memperpanjang tren positif mereka sekaligus mengokohkan posisi di peringkat lima besar klasemen sementara.(yal/wan)