Bupati Ardianysah Ajak Berpartisipasi Saat Pemilu

TITIKWARTA.COM - SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar rapat koordinasi forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) se Kabupaten Kutai Timur tahun 2023, yang digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta. Senin (20/11/2023).

 

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman meminta semua pihak untuk sama-sama memahami dan mentaati aturan dalam tahapan Pemilu 2024. 

 

Serta turut hadir Wakil Ketua DPRD Arfan, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Rudi Iskandar, Perwakilan Kodim 0909/KTM, Perwakilan Kejari Kutim, Camat se Kutim, seluruh anggota Forkopimcam dan undangan lainnya.

 

"Termasuk upaya-upaya dalam membangun sinergitas dalam pengawasan partisipatif bagi mewujudkan Pemilu yang tertib, aman dan lancar," ujar Ardiansyah.

 

Dalam tahapan Pemilu mendatang, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan adanya persoalan. Guna menetralisir kecurangan tahapan, perlu dilakukan upaya pencegahan sejak dini. Semua pihak, diharapkan bisa memahami regulasi Pemilu dan menghindari terjadinya pelanggaran Pemilu.

 

Pemkab Kutim dan semua stakeholder yang ada, akan selalu berupaya dalam memperkuat sinergitas dan menjalankan tugas dengan baik, sesuai aturan yang ada. Bahkan koordinasi pun perlu untuk selalu ditingkatkan guna mempersiapkan tahapan Pemilu agar berjalan dengan lancar, tanpa pelanggaran.

 

"Mari kita ciptakan Pemilu yang berkualitas dan bermartabat di Kabupaten Kutai Timur, sejalan dengan hal tersebut, saya mengajak kepada segenap perangkat terkait, termasuk masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan seluruh tahapan, kita jaga kondusivitas dan tingkatkan solidaritas, persatuan, dan kesatuan," tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kutim Muhammad Basuni mengatakan tema yang diusung pada rapat koordinasi forum koordinasi pimpinan kecamatan se Kabupaten Kutai Timur tahun 2023 ini adalah “Peranan Forkopimcam dalam Menyukseskan Pemilu Damai 2024".

 

Kegiatan ini, bermaksud sebagai forum antar kecamatan dalam menyampaikan kondisi dan deteksi dini kecamatan menjelang Pemilu Damai 2024 yang tujuannya untuk mendeteksi dan pencegahan dini, mengantisipasi berbagai bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan di Kecamatan.

 

"Selain itu untuk menciptakan stabilitas keamanan yang stabil menjelang Pemilu 2024," tandasnya. (ADV)