Cegah Kram dan Mual: 7 Makanan yang Wajib Dihindari Sebelum Berolahraga
Ilustrasi. Hindari makan makanan pedas sebelum olahraga. (iStock/Abd Rasheed)
TITIKWARTA.COM - Mempersiapkan tubuh sebelum berolahraga tidak hanya berfokus pada pemanasan otot atau pemilihan sepatu yang nyaman, tetapi juga pada jenis asupan makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan. Kesalahan dalam memilih menu pra-olahraga justru dapat menjadi bumerang yang menurunkan performa fisik secara drastis.
Banyak pegiat olahraga tidak menyadari bahwa beberapa jenis makanan yang sehat sekalipun dapat memicu gangguan pencernaan jika dikonsumsi dalam tenggat waktu yang terlalu dekat dengan jadwal latihan. Gejala seperti perut kembung, mual, kram usus, hingga rasa lemas mendadak sering kali bersumber dari piring makan sebelum berolahraga.
Makanan tinggi serat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan gandum utuh menempati daftar atas yang perlu dihindari tepat sebelum sesi latihan. Serat membutuhkan waktu pencernaan yang jauh lebih lama, sehingga berisiko menimbulkan gas berlebih dan rasa begah saat tubuh mulai banyak bergerak.
Asupan lemak tinggi—terutama makanan bersantan, gorengan, serta daging berlemak—juga patut dijauhi. Lemak memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga sistem pencernaan harus bekerja ekstra keras. Ketika tubuh dipaksa berolahraga, aliran darah terbagi antara otot dan saluran cerna yang memicu rasa tidak nyaman pada perut.
Pakar nutrisi kebugaran, Dr. Jansen Ongko, M.Sc., RD, menegaskan pentingnya pemahaman mengenai waktu cerna nutrisi sebelum seseorang mulai melakukan aktivitas fisik intensif. Menurutnya, tujuan utama asupan pra-olahraga adalah menyediakan energi cepat tanpa membebani lambung.
"Sebelum berolahraga, fokus utama kita adalah memberikan bahan bakar yang cepat diserap tubuh. Makanan berserat tinggi, berlemak, atau terlalu pedas membutuhkan waktu cerna yang lama, sehingga darah yang seharusnya mengalir optimal ke otot justru tertahan di organ pencernaan. Hal ini sering memicu mual hingga kram perut," jelas Dr. Jansen Ongko saat memberikan edukasi kesehatan hari ini.
Selain serat dan lemak, makanan yang terlalu pedas, tinggi gula buatan, serta minuman berkarbonasi juga masuk dalam daftar pantangan. Makanan pedas dapat memicu iritasi lambung dan heartburn, sedangkan minuman bersoda menyebabkan penumpukan gas yang membuat perut terasa kembung dan begah saat melompat atau berlari.
Sebagai gantinya, pegiat kebugaran disarankan mengonsumsi karbohidrat sederhana yang mudah dicerna sekitar 30 hingga 60 menit sebelum berolahraga, seperti pisang atau roti tawar. Dr. Jansen Ongko mengingatkan agar masyarakat lebih peka terhadap sinyal tubuhnya sendiri. "Pilihlah sumber energi yang ringan dan mudah diserap tubuh agar Anda bisa berolahraga dengan nyaman dan hasil yang optimal," tutupnya.(yal/tw)
