Diskes PPU Pastikan Warganya Dapat Akses Pelayanan yang Sama
Lewat Pelayanan Kesehatan Gratis
TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Dinas Kesehatan PPU menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh puskesmas. Namun, sejak diluncurkan pada 17 Februari 2025, program ini masih sepi peminat. Dari 200 warga yang telah mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat, hanya 14 orang yang datang untuk melakukan pemeriksaan.
Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jansje Grace Makisurat, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya tingkat partisipasi warga. Dari total pendaftar yang mencapai dua ratus orang, hanya sebagian kecil yang benar-benar datang menjalani pemeriksaan.
“Minat masyarakat masih rendah. Banyak yang sudah mendaftar tapi tidak hadir. Kami menyayangkan hal ini karena kesempatan seperti ini jarang ada,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (08/04/25).
Jansje menjelaskan bahwa program ini tidak hanya untuk orang yang merasa sakit, tetapi untuk semua orang agar bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan berupa layanan skrining gratis di hari ulang tahun sebagai bentuk inovasi pelayanan.
“Kami ingin masyarakat mulai memprioritaskan kesehatannya. Jangan tunggu sakit dulu baru periksa,” tegasnya.
Menurutnya, banyak warga masih memiliki anggapan bahwa pemeriksaan kesehatan hanya perlu dilakukan saat merasa tidak enak badan. Padahal, banyak penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi tidak menunjukkan gejala di awal.
“Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah komplikasi serius dan menekan biaya pengobatan,” tambahnya.
Dinas Kesehatan akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mulai dari sosialisasi melalui media lokal, penyuluhan di desa, hingga kolaborasi dengan tokoh masyarakat.
“Upaya ini tidak bisa hanya dari kami, perlu keterlibatan semua pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.
Pihaknya juga berencana mengadakan pemeriksaan keliling menggunakan kendaraan layanan kesehatan agar warga yang kesulitan akses tetap bisa mendapatkan pelayanan.
“Kesehatan adalah hak semua orang. Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga PPU mendapatkan akses yang sama, tanpa terkecuali,” tutup Jansje penuh harap. (adv/yal/wan)
