Dispora Kaltim Akan Evaluasi Efektivitas Bantuan Laptop untuk Karang Taruna

Foto: Analis Kebijakan Ahli Muda di Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, saat diwawancarai.(Yhon)

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur akan melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan laptop yang telah disalurkan kepada sejumlah Karang Taruna di berbagai wilayah di Kaltim pada tahun 2024 lalu. Evaluasi ini direncanakan berlangsung pada akhir tahun 2025, dengan tujuan untuk mengukur sejauh mana bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung aktivitas kepemudaan di tingkat desa dan kelurahan.

 

 

Analis Kebijakan Ahli Muda di Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara mengungkapkan, program bantuan laptop yang digagas Dispora Kaltim pada tahun lalu bertujuan untuk meningkatkan kualitas administrasi organisasi Karang Taruna, memperkuat kemampuan digital pemuda dalam menjalankan program kerja, serta mendukung pengembangan organisasi pemuda berbasis teknologi informasi. 

 

Namun demikian, Dispora Kaltim menilai bahwa perlu dilakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan dan dampak nyata dari program ini di lapangan. Terdapat kekhawatiran bahwa sebagian perangkat yang telah diberikan belum digunakan secara maksimal untuk kegiatan produktif.

 

“Kita akan melihat progres dari pemanfaatan bantuan tersebut. Apakah benar-benar digunakan untuk kegiatan positif dan pemberdayaan Karang Taruna. Kami ingin memastikan bahwa perangkat tersebut tidak hanya disimpan, tetapi digunakan secara aktif untuk meningkatkan kapasitas pemuda,” ujar Hasbar, saat ditemui di kantornya, Senin (02/06/2025). 

 

Hasbar menegaskan bahwa pemanfaatan bantuan harus berdampak pada peningkatan kualitas kegiatan organisasi, bukan sekadar menjadi aset pasif. Dispora ingin melihat bagaimana teknologi dapat membantu mempercepat proses kerja organisasi, mulai dari penyusunan laporan hingga pengembangan program berbasis digital yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

“Kita tidak ingin bantuan itu hanya jadi barang pelengkap di kantor Karang Taruna. Harus ada perubahan nyata dalam cara mereka bekerja dan berkegiatan. Kalau laptop itu digunakan untuk pelatihan, promosi kegiatan, atau bahkan usaha digital pemuda, itu yang kami harapkan,” lanjutnya.

 

Evaluasi ini juga menjadi bagian dari upaya Dispora Kaltim dalam merancang program pembangunan pemuda yang berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan. Selain itu, hasil evaluasi akan membantu menilai kesiapan organisasi Karang Taruna dalam menerima dukungan lain yang mungkin lebih besar dan kompleks di masa mendatang.(adv/yhon/wan)