Dispora Kaltim Dorong Keterlibatan 2.700 Pemuda dalam Program Organisasi dan Kreativitas
Foto: Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, saat diwawancarai.(Yhon)
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Tahun 2025 menjadi momentum baru bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur dalam memperluas jangkauan program pemberdayaan pemuda. Dengan target keterlibatan sekitar 2.700 peserta dari berbagai latar belakang, Dispora Kaltim mengarahkan fokus pada penguatan peran pemuda di bidang organisasi dan pengembangan kreativitas.

Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menjelaskan bahwa strategi tahun ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga mencakup pemetaan potensi dan pengenalan komunitas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan partisipasi yang lebih luas dan berkelanjutan dari kalangan muda dalam berbagai aktivitas sosial.
“Pendekatan kami tahun ini lebih menyeluruh. Kami tidak hanya mengadakan kegiatan pelatihan, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda untuk mengenal dan bergabung dengan komunitas yang sesuai minat dan bakat mereka,” ujar Hasbar Rabu, (18/6/2025).
Ia menambahkan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan akses informasi mengenai organisasi yang terbuka bagi generasi muda. Oleh karena itu, Dispora juga mengupayakan penyelarasan antara program di tingkat provinsi dan daerah agar tercipta ekosistem pengembangan pemuda yang saling mendukung.
Rangkaian kegiatan seperti Jambore Pemuda, kompetisi kreativitas, hingga festival antardaerah menjadi bagian dari upaya membangun jejaring serta sinergi lintas wilayah. Hal ini dianggap penting agar program yang berjalan di kabupaten/kota tidak berjalan sendiri, tetapi sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Koordinasi antarwilayah menjadi kunci. Jangan sampai provinsi aktif bergerak, tapi daerah tidak sejalan. Sinergi ini penting demi memastikan keberlanjutan program pengembangan pemuda,” terang Hasbar.
Dengan model pemberdayaan seperti ini, Dispora Kaltim berharap tidak hanya meningkatkan partisipasi, tetapi juga menciptakan pemuda yang aktif secara sosial, kreatif dalam berkarya, serta mampu membentuk jaringan organisasi yang saling terhubung dari tingkat lokal hingga nasional.(adv/DisporaKaltim/yhon/wan)
