Dispora Kaltim Fokus Efisiensi Anggaran, Program Pembinaan Atlet Tetap Jalan

Foto: Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, saat diwawancarai.(Yhon)

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melakukan langkah penghematan anggaran sebagai upaya menyelaraskan program kerja dengan kondisi fiskal terkini. Sejumlah kegiatan yang dinilai kurang prioritas, seperti perjalanan dinas dan pertemuan di luar kantor, dipangkas guna mengoptimalkan penggunaan dana.

 

 

Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, menyebut langkah ini sebagai strategi penguatan efisiensi tanpa mengganggu layanan utama yang berdampak langsung ke masyarakat.

 

“Penyesuaian anggaran kami arahkan pada kegiatan yang tidak berdampak langsung terhadap pelayanan inti, seperti perjalanan dinas dan pertemuan di hotel,” ujar Agus kepada wartawan, Senin (19/5/2025).

 

Meski melakukan efisiensi, Agus menegaskan bahwa program unggulan seperti pembinaan atlet dan pelaksanaan ajang olahraga tetap dijalankan secara maksimal. Menurutnya, sektor olahraga dan kepemudaan tetap menjadi perhatian utama di tengah penyesuaian anggaran.

 

“Program pembinaan atlet tetap menjadi prioritas utama dan akan kami jalankan secara konsisten,” tegasnya.

 

Dispora Kaltim tetap mengalokasikan anggaran untuk berbagai program prioritas, antara lain pelatihan atlet muda, partisipasi dalam ajang seperti POPDA, PORPROV, dan POPNAS, serta penyelenggaraan event tahunan seperti Piala Gubernur Kaltim.

 

Selain itu, Agus juga menuturkan pentingnya evaluasi terhadap kegiatan lain yang kurang memberikan dampak signifikan. Langkah ini bertujuan agar seluruh anggaran yang digunakan benar-benar memberi hasil maksimal bagi kemajuan olahraga dan pemuda di daerah.

 

“Efisiensi bukan berarti menghentikan program, tetapi lebih kepada memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dampak langsung terhadap tujuan utama kami, yakni mencetak atlet-atlet berprestasi dan membangun generasi muda yang lebih kompeten,” jelasnya.

 

Dispora juga terus mendorong kegiatan kepemudaan seperti pelatihan kepemimpinan, seminar pengembangan diri, serta berbagai pelatihan keterampilan untuk anak muda Kaltim.

 

“Dispora Kaltim tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi pemuda, meski di tengah keterbatasan anggaran. Kami yakin, dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang efektif, program-program tersebut akan tetap berjalan optimal,” pungkas Agus.(adv/yhon/wan)