Dispora Kaltim Imbau Seleksi Mandiri untuk Cabor yang Tidak Masuk POPDA
Foto: Gedung Tower Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Jalan PM. Noor.(Yhon)
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Meski tidak seluruh cabang olahraga (cabor) bisa dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur 2025, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menegaskan bahwa pembinaan tetap dapat dilakukan melalui mekanisme seleksi mandiri. Hal ini menjadi solusi bagi cabor-cabor yang tidak termasuk dalam 14 daftar resmi POPDA, namun tetap akan dilombakan dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa pihaknya mendorong agar kabupaten/kota tetap melakukan penjaringan atlet, baik melalui turnamen ataupun berdasarkan rekam jejak prestasi yang dimiliki atlet masing-masing.
"Yang tidak ikut di POPDA ya kita minta untuk dilakukan seleksi mandiri, melalui turnamen atau ya seleksi secara mandiri," ucap Rasman, Senin (07/07/2025).
Ia menyampaikan bahwa turnamen lokal merupakan metode paling ideal dalam menyeleksi atlet karena dapat memperlihatkan kemampuan secara langsung. Namun, jika pelaksanaan turnamen terkendala, maka seleksi berbasis data histori atlet juga dapat digunakan sebagai alternatif.
"Kita sih maunya turnamen ya. Tapi kalaupun tidak bisa turnamen, ya ikuti histori atlet yang dipertandingkan. Kita maunya ya seleksi lah," jelasnya.
Langkah ini juga sebagai bentuk antisipasi agar Kalimantan Timur tetap memiliki wakil pada semua cabang olahraga di POPNAS, meskipun tidak semuanya dapat diakomodasi dalam pelaksanaan POPDA.
Dispora menekankan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari strategi adaptif dalam menghadapi keterbatasan anggaran dan kesiapan tuan rumah. Meski tidak seluruh cabor difasilitasi dalam satu ajang, pembinaan tetap harus berjalan secara merata dan berkelanjutan.(adv/DisporaKaltim/yhon/wan)
