Dispora Kaltim Siapkan Kader Pemimpin Muda Lewat Program PKPMD

Foto: Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi.(Yhon)

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan Program Pendidikan Kader Pemimpin Muda Daerah (PKPMD), sebuah inisiatif yang bertujuan membentuk kader-kader muda berjiwa kepemimpinan di tingkat lokal.

 

 

Program ini menyasar 50 pemuda terpilih dari seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim untuk menjalani pelatihan intensif dan berjenjang. Sasaran utama PKPMD adalah mencetak figur muda yang siap menjadi motor penggerak perubahan di lingkungannya masing-masing.

 

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menuturkan bahwa PKPMD merupakan program orisinal yang digagas langsung oleh tim Dispora, terinspirasi dari pelatihan tingkat nasional namun dikembangkan sesuai dengan karakteristik pemuda Kaltim.

 

“Antusiasme pemuda Kaltim terhadap pengembangan diri, khususnya dalam bidang kepemimpinan, sangat tinggi. Tetapi karena keterbatasan akses pada program nasional, kami merasa perlu membangun platform yang lebih terbuka dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” jelas Rusmulyadi saat ditemui pada Senin (19/5/2025).

 

Pendaftaran peserta dibuka mulai 5 hingga 25 Mei 2025 secara daring melalui situs GoSepakat (https://talent.gosepakat.id/course/67). Seleksi dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dengan verifikasi dokumen 26 Mei, dilanjutkan ujian tertulis 28 Mei, dan ditutup dengan sesi wawancara pada 2 Juni. Hasil akhir akan diumumkan pada 4 Juni, dan pelatihan akan dimulai keesokan harinya.

 

“Kami ingin memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki komitmen dan kapasitas kepemimpinan yang mumpuni. Karena itu, seleksi dilakukan secara bertahap dan objektif,” ujar Rusmulyadi.

 

Dalam pelaksanaannya, PKPMD akan menghadirkan pemateri profesional dari berbagai kalangan, termasuk dari TNI/Polri, serta tokoh-tokoh muda inspiratif seperti Hana Pratiwi. Kurikulum yang disusun juga mencakup pengembangan karakter, komunikasi publik, manajemen organisasi, dan penguatan wawasan kebangsaan.

 

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan PKPMD dapat diikuti secara gratis. Dispora Kaltim menanggung seluruh kebutuhan peserta mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga materi pelatihan.

 

“Kami berkomitmen memberikan kesempatan setara bagi seluruh pemuda Kaltim yang memiliki semangat kepemimpinan. Tidak ada biaya sama sekali selama program berlangsung,” tegas Rusmulyadi.

 

Melalui PKPMD, Dispora Kaltim berharap dapat memfasilitasi tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya kritis dan inovatif, tetapi juga mampu membangun jejaring kolaboratif lintas daerah demi kemajuan Kalimantan Timur di masa mendatang.(adv/yhon/wan)