Dorong Kemajuan Industri Kreatif

FOTO : Novi Marinda Putri, Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Sektor industri kreatif dianggap bisa menjadi tumpuan perekonomian suatu kawasan. Perkembangan digital jadi salah satu pemicu utamanya, sehingga membuat konsep ekonomi makin berkembang dengan berbagai inovasi dan kreativitas.

 

 

Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri melihat peluang itu serta berupaya mendorong perkembangan industri kreatif di Samarinda. Sebagai wakil rakyat yang membidangi masalah ekonomi, menurutnya pertumbuhan industri kreatif ini harus bisa berjalan konsisten. Sehingga perlu adanya sistem yang dapat mengaturnya. "Makanya Komisi II sedang merancang aturan mengenai ekonomi kreatif ini. Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) sedang kami siapkan saat ini," ungkap Novi.

 

Dikutip dari website Kementerian Kominfo, pertumbuhan industri kreatif di Indonesia meningkat sebesar 5,6 persen. Angka itu lebih tinggi dibanding sektor listrik, pertambangan dan manufaktur. Data tersebut tentu menunjukkan potensi besai bagi industri kreatif bisa semakin maju. Di Samarinda sendiri beberapa industri kreatif yang terlihat jelas ada beberapa macam. Mulai dari makanan, kerajinan tangan, fashion, fotografi dan videografi hingga periklanan.

 

Sehingga wajar, menurut Novi, jika industri kreatif di Kota Tepian memiliki potensi besar. Komisi II sendiri ingin ada landasan yang jelas dalam pengembangan sektor ekonomi ini. Sehingga dirasa perlu ada penekanan melalui perda yang sedang digodok ini. "Kami ingin pertumbuhan sektor ekonomi ini terarah dan jelas. Makanya harus ada aturan yang jelas pula," katanya.

 

Politikus PAN ini berharap dari beleid yang digodok Komisi II ini menjadi produk hukum bermanfaat. Baik itu bagi warga Samarinda, terutama untuk pelaku ekonomi kreatif tersebut. Selain itu Novi juga ingin agar pelaku industri kreatif ini bisa bersaing secara sehat demi keberlanjutan yang baik. "Jika ini bisa dijalankan dengan baik saya yakin Samarinda tidak tertinggal atau kalah bersaing," tandasnya.(adv/zee)