Gunawan : Metode Pertanian Organik Lebih Ramah Lingkungan

TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengupayakan peningkatan ketahanan pangan melalui penerapan pertanian organik. Metode ini dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat menghasilkan produk pangan berkualitas tinggi.

 

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, menegaskan bahwa pertanian organik menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan hasil panen tanpa merusak ekosistem.

 

“Kami ingin memastikan bahwa hasil pertanian di PPU tidak hanya melimpah, tetapi juga sehat dan aman bagi masyarakat. Dengan sistem organik, kita bisa menghasilkan pangan berkualitas tinggi tanpa ketergantungan pada bahan kimia," kata Gunawan (06/04/25).

 

Untuk mendukung peralihan ke pertanian organik, Pemkab PPU sedang menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) yang akan mengatur teknis penerapan pertanian bebas bahan kimia. Peraturan ini mencakup standar pengelolaan lahan, penggunaan pupuk alami, serta sistem distribusi hasil panen organik.

 

Selain itu, Dinas Pertanian PPU juga berupaya meningkatkan kesuburan tanah sebagai bagian dari program pengelolaan pertanian berkelanjutan. Gunawan menekankan bahwa penggunaan bahan organik untuk memperbaiki tanah akan menjadi fokus utama dalam kebijakan ini.

 

"Tanah yang dikelola secara alami akan lebih subur dan mampu menopang pertumbuhan tanaman dengan baik. Ini adalah langkah yang harus kita tempuh untuk pertanian yang lebih sehat," jelasnya.

 

Pemkab PPU juga tengah merancang kebijakan perlindungan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan non-pertanian. Hal ini dilakukan agar lahan pertanian tetap terjaga dan bisa terus dimanfaatkan untuk produksi pangan.

 

Setelah regulasi ini diberlakukan, pemerintah akan melakukan pendampingan kepada petani untuk memastikan bahwa mereka memahami dan siap menerapkan pertanian organik.

 

“Kami ingin petani mendapatkan manfaat maksimal dari sistem ini, baik dari sisi ekonomi maupun keberlanjutan lingkungan,” tutupnya. (adv/yal/wan)