Gunawan : Tunggu Realisasi Anggaran Rampung

Pupuk Subsidi Untuk Petani di PPU Siap di Sebar

TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mendukung ketahanan pangan di ‘Benuo Taka’. Salah satunya, dengan menyalurkan pupuk bersubsidi untuk petani.

 

Distribusi pupuk bersubsidi itu dijadwalkan berlangsung pada triwulan kedua tahun 2025, setelah proses realisasi anggaran rampung.

 

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, menyampaikan bahwa pupuk akan disalurkan di triwulan kedua. Distribusi dirancang untuk membantu petani memulai musim tanam dengan dukungan sarana yang lebih memadai.

 

“Kalau tidak ada hambatan, pupuk akan kita salurkan pada April sampai Juni. Saat ini tinggal menunggu realisasi anggaran,” ujar Gunawan, Jumat (11/04/25).

 

Ia menambahkan, distribusi pupuk akan difokuskan di tiga desa, yaitu Gunung Mulyo, Cempaka Jaya, dan Babulu Darat. Ketiganya dipilih karena memiliki potensi pertanian yang tinggi serta kebutuhan pupuk yang besar untuk mendukung tanaman padi sebagai komoditas utama.

 

“Desa-desa itu merupakan lumbung padi di Babulu. Kita harap dengan pupuk subsidi ini, hasil panen mereka bisa meningkat,” tuturnya.

 

Pemerintah daerah berharap agar pupuk subsidi ini dapat dimanfaatkan secara tepat oleh para petani, khususnya dalam mengoptimalkan musim tanam. Selain itu, Distan juga akan menggandeng penyuluh pertanian untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana dan sasaran.

 

Gunawan menjelaskan bahwa strategi distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan kelompok tani dan waktu tanam masing-masing wilayah.

 

“Target kita bukan hanya distribusi, tapi juga memastikan pupuk digunakan secara efisien. Kami ingin ada hasil nyata yang bisa dirasakan petani,” katanya lagi.

 

Langkah ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan di PPU yang terus dikembangkan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

 

Dengan bantuan ini, pemerintah berharap pertanian tetap menjadi sektor andalan di tengah tantangan global, termasuk perubahan iklim dan tekanan ekonomi. Dukungan terhadap petani menjadi prioritas dalam memperkuat fondasi pangan daerah. (adv/wan/yal)