Juzlizar Rakhman Optimis Pemerintah Tidak ada Hambatan

TITIKWARTA.COM - PENAJAM - Proses pembebasan lahan untuk pengembangan kawasan wisata Pantai Nipah-Nipah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih berada dalam tahap menunggu. Pemerintah belum dapat melangkah lebih jauh karena penilaian harga tanah dari tim appraisal belum selesai.

 

Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran Wisata Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman, menyatakan bahwa hasil appraisal menjadi dasar bagi pemerintah dalam menetapkan nilai ganti rugi kepada pemilik lahan.

 

“Nilai dari appraisal harus keluar dulu. Baru setelah itu kami lakukan komunikasi lanjutan untuk proses pembebasan,” ujarnya, Selasa (29/04/25).

 

Diketahui, lahan yang akan dibebaskan hanya terdiri dari dua bidang milik warga dengan luas sekitar empat hektare. Pemerintah optimis tidak akan ada hambatan dalam proses ini karena koordinasi awal telah dilakukan.

 

Menurut Juzlizar, DPRD PPU juga menunjukkan dukungan terhadap rencana tersebut, khususnya dari Komisi II yang membidangi sektor pariwisata. Ia menilai pembenahan Pantai Nipah-Nipah penting untuk meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan pemasukan bagi daerah.

 

“Selama ini kawasan pantai belum dikelola secara penuh. Dengan pembebasan lahan, kami ingin menata kawasan ini agar bisa menjadi penggerak ekonomi lokal,” katanya. (adv/wan/yal)