Komisi II Minta Pemkot Buka Komunikasi ke Pedagang Pasar Pagi

FOTO : Novi Marinda Putri, Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Pemkot Samarinda diketahui telah memutuskan lokasi relokasi bagi pedagang Pasar Pagi. Ada tiga lokasi disiapkan, yaitu Plaza Mulia, Segiri Grosir dan Mesra Indah, namun masih ada penolakan dari pedagang. Komisi II DPRD Samarinda meminta agar pemkot bisa buka komunikasi lagi dengan pedagang terkait masalah ini.

 

 

Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri mengatakan, pihaknya setuju saja terkait rencana relokasi tersebut. Mengingat rencana revitalisasi Pasar Pagi yang semakin dekat. Namun para wakil rakyat berharap ada komunikasi yang berjalan dua arah terkait rencana pemindahan pedagang. “Kami berharap pemkot melalui Dinas Perdagangan (Disdag) bisa mempertimbangkan keinginan pedagang,” ujarnya.

 

Sebab selama ini, lanjutnya, komunikasi yang berjalan hanya berjalan searah saja. Disdag sebagai instansi terkait hanya meminta pedagang untuk mengosongkan lapak sebelum Desember. Tanpa mendengar apa yang dikhawatirkan para pedagang. “Apa pemkot menanggung biaya pemindahan lapak pedagang? Seperti apa mekanisme pindahnya? Berapa lama mereka di tempat relokasi dan banyak pertanyaan lain. Semua itu tidak disampaikan,” tuturnya.

 

Politikus PAN ini menilai, terjadi kebuntuan komunikasi antara pedagang dengan Pemkot Samarinda. Sejauh ini komunikasi yang berjalan pemkot ke pedagang masih satu arah. Sehingga terjadi kebuntuan komunikasi. “Selama ini apakah pemkot sudah mendengar keinginan pedagang? Kan tidak. Karena yang berjalan di lapangan hanya menyuruh pindah saja,” urainya.

 

Selama ini munculnya penolakan relokasi karena masih minimnya pemahaman para pedagang. Menurut Novi jika pemkot rajin turun sosialisasi tentang relokasi ini, ia merasa pedagang akan paham. Termasuk menjelaskan bagaimana teknis pindahnya pedagang ke lokasi yang telah ditetapkan. “Akan lebih baik jika pemkot juga membantu teknis relokasi pedagang. Karena rencana pemindahan ini tentu tidak mudah juga,” tandasnya.(adv/zee)