KONI Kaltim Tanyakan Ulang Target Cabor
PERLU KEPASTIAN: Target yang dipaparkan cabor di rakor akan kembali dipertanyakan dalam agenda penajaman yang terlaksana pada 11 November mendatang.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Setelah sukses menyelenggarakan Rakor & Evaluasi Hasil BK PON, KONI Kaltim melanjutkan persiapanya menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara. Kali ini, mereka menggelar penajaman target cabang olahraga (cabor).
Untuk diketahui, pada rakor yang terselenggara pada Selasa (5/12) lalu, 50 cabor yang finis di zona medali pada BK PON, dihadirkan. Di sana, mereka memaparkan target yang akan dicapai di PON XXI/2024 Aceh-Sumut nanti. Dari sana, “terkumpul” target sebanyak 70 emas, 70 perak, dan 64 perunggu.
“Nanti akan ditanya ke cabor. Sebagai contoh, kenapa bisa menargetkan satu emas? Siapa atlet potensial peraihnya? Di nomor tanding atau lomba apa? Kemudian adakah ancaman dari daerah lain yang berisiko menggagalkan target itu? Hal-hal tersebut yang nanti dikaji dalam agenda penajaman tersebut,” terang Wakil Ketua I Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kaltim Ego Arifin.
Adapun agenda penajaman tersebut digelar secara bergiliran setiap cabornya mulai 11 Desember. Diperkirakan kegiatan tersebut tuntas dalam sepekan. Setelah itu barulah penajaman program latihan. Sebab, itu akan menjadi acuan dasar serangkaian persiapan hingga tahun depan. Seperti desentralisasi mandiri pada Desember hingga Februari 2024, dilanjutkan pemusatan latihan daerah (pelatda) dari Maret 2024 hingga menjelang pelaksanaan PON XXI.
“Tentang pertanyaan perbedaan kelas emas dari BK PON nasional dan wilayah, itu adalah ranah PB (pengurus besar) masing-masing cabor untuk menjawabnya. Karena itu adalah mereka yang menentukan. Sementara, kebijakan kita, yang lolos mewakili Kaltim di PON adalah yang finis di BK PON pada zona medali,” tuntas dia. (adv/hms/KONI)
