Nasib Pembangunan Teras Samarinda Kaltim Sempat Meleset

Kini Disediakan Dana Lagi Rp15,6 Miliar

KELANJUTAN TERAS SAMARINDA - Proyek Teras Samarinda yang meleset dari target penyelesaian. Lokasinya berada di bilangan Jalan Gajah Mada. Dinas Pekerjaan Umum siapkan anggaran lagi untuk memaksimalkan penyelesaian Teras Samarinda. Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan fisik tahap dua ini sebesar Rp 15,6 miliar, lebih kecil dibandingkan tahap satu yang mencapai Rp36,9 miliar.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Salah satu megaproyek yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yakni Teras Samarinda, menjadi pemandangan yang cukup banyak menarik perhatian masyarakat Samarinda.

 

Hal terkesan saat melintas di Jalan Gajah Mada Samarinda, Kalimantan Timur, tampak adanya pengeraan proyek Teras Samarinda.

 

Sebelumnya, proyek tahap I yang terletak di kawasan tepian Sungai Mahakam ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2023 lalu.

 

Meski kontrak pengerjaannya telah diperpanjang hingga tiga kali, namun kegiatan yang menghabiskan dana Rp 36,9 miliar ini nyatanya belum juga selesai. 

 

Kepala Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, menjelaskan bahwa DPUPR tak ingin berlama-lama dan berencana melanjutkan pekerjaan tahap II pada tahun ini.

 

PROYEK TERAS SAMARINDA -  Lokasi pembangunan mega proyek Teras Samarinda tahap I segmen Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda Kalimantan Timur. Kontrak proyek Teras Samarinda Tahap I telah diperpanjang tiga kali, dengan batas waktu perpanjangan terakhir pada 4 Mei 2024.

PROYEK TERAS SAMARINDA -  Lokasi pembangunan mega proyek Teras Samarinda tahap I segmen Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda Kalimantan Timur. Kontrak proyek Teras Samarinda Tahap I telah diperpanjang tiga kali, dengan batas waktu perpanjangan terakhir pada 4 Mei 2024. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA)

 

Sebab saat ini, DPUPR Samarinda telah mendapatkan pemenang lelang yaitu PT Dimensi Bintang Surya.

 

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan fisik tahap dua ini sebesar Rp 15,6 miliar, lebih kecil dibandingkan tahap satu yang mencapai Rp36,9 miliar.

 

Berbeda dengan tahap sebelumnya, pekerjaan tahap dua dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu penurapan dan pembangunan fisik.

 

Langkah Penurapan Teras Samarinda

Terkait dengan kegiatan penurapan di segmen dua, nantinya akan dikerjakan oleh bidang Sumber Daya Air (SDA).

 

Memang segmen kawasan itu (di depan kawasan Pasar Pagi) belum diturap, dan juga seharusnya dikerjakan oleh pusat.

 

"Anggarannya Rp 7 miliar. Namun untuk evaluasi tahap satu, akan saya laporkan dulu dengan pak Wali Kota Andi Harun," ujar Desy.

 

Di samping itu, pihaknya juga perlu melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk menyiapkan skema penataan secara menyeluruh.

 

"Sebab itu harus diturap dulu," tegasnya.

 

Poyek pengerjaan Teras Samarinda, Walikota Andi Harun menyebut bahwa proyek Teras Samarinda tahap I selesai pada Februari.

Ilustrasi kala itu, proyek pengerjaan Teras Samarinda, Walikota Andi Harun menyebut bahwa proyek Teras Samarinda tahap I selesai pada Februari. (TribunKaltim.co/Sintiya Alfatika Sari)

 

Sebelum memulai penurapan, Desy menjelaskan bahwa pihaknya akan merelokasi para pedagang buah, yang terletak tepat di depan Masjid Raya Darussalam.

 

"Supaya nantinya tidak mengganggu kegiatan fisik, baik di sisi sungai maupun darat," pungkas Desy.(yka/wan)



Sumber : kaltim.tribunnews.com