Pandangan Fraksi KIR Minta Pemkab Kutim Proritaskan Pendidikan
TITIKWARTA.COM - SANGATTA - Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam penyusunan nota penjelasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.

Anggota DPRD Kutim Sobirin Bagus, saat membacakan pandangan fraksi KIR, pada rapat paripurna ke –XI DPRD Kutim.
Sobirin mengatakan dengan adanya penambahan APBD tersebut yang sangat signifikan dibandingkan dengan APBD sebelumnya, pihaknya meminta penjelasan pemerintah hal penambahan pendapatan yang semula sebesar Rp8,561 triliun mengalami penambahan sebesar Rp9,148 triliun dan penggunaanya.
“Kami meminta pemerintah agar dalam pelaksanaan APBD 2024 juga dapat membuat prioritas program dalam hal Stunting, Sarana dan Prasarana (Sapras) pendidikan serta pemenuhan hak-hak guru,” tegas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa kutim itu.
Lebih lanjut, ia mengatakan pandangan ini dapat menjadi masukan dalam proses pembahasan APBD dan diharapkan bermanfaat bagi peningkatan kinerja pelayanan pemerintahan Kutim serta kesetaraan seluruh masyarakat Kutim.
“Penambahan pendapatan ini akibat dari penyesuain, termasuk adanya perpindangan profit sharing, pendambahan dari alokasi khusus fisik tahun 2014, penambahan yang bersumber dari dana bagi hasil sawit, penambahan bantuan keuangan provinsi Kaltim tuhan 2024, serta penambahan bagi hasil dari iuran eksploitasi (royalty),” terangnya.
Untuk itu, kiranya dapat segera dilakukan pembahasan yang lebih terperinci antara Pemkab Kutim dan DPRD Kutim sesuai jadwal yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. (adv/yal)
