Pemkab PPU Mulai Program Kemandirian Benih
TITIKWARTA.COM - PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melangkah menuju kemandirian sektor pertanian dengan mempersiapkan Kecamatan Waru sebagai sentra produksi benih padi. Selama ini, petani di PPU masih bergantung pada bantuan benih dari pemerintah pusat dan daerah.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, menyampaikan bahwa kondisi ini membuat petani sulit melakukan penanaman secara mandiri. Akibatnya, ketika bantuan terlambat atau tidak tersedia, mereka menggunakan benih dari panen sebelumnya yang kualitasnya menurun.
“Ini persoalan yang sering terjadi di lapangan. Kita butuh solusi jangka panjang agar petani bisa terus berproduksi,” kata Gunawan, Sabtu (05/04/25).
Sebagai respons, Pemkab PPU menilai Waru memiliki potensi besar untuk dijadikan pusat pembenihan. Produktivitas gabahnya yang tinggi dan kualitas tanah yang mendukung membuat wilayah ini layak dikembangkan.
“Selain hasil panennya bagus, petani di Waru juga sudah punya pemahaman budidaya yang lebih baik. Ini jadi nilai tambah untuk memulai program kemandirian benih,” ujarnya.
Gunawan juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini nantinya akan mengurangi ketergantungan pada distribusi benih eksternal dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemerintah pun berencana membangun fasilitas penyimpanan dan menyiapkan jalur distribusi benih agar lebih efisien.
“Harapannya, petani bisa mengakses benih berkualitas dari wilayah sendiri. Itu akan memperkuat ekosistem pertanian lokal,” tandasnya.
Langkah ini juga mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menekan impor dan memaksimalkan serapan hasil pertanian dalam negeri. (adv)
