SPOBDA Diluncurkan: Strategi Baru Kaltim Cetak Atlet Berprestasi

Foto: Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading.(Yhon)

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Menyusul berakhirnya program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mengambil langkah cepat untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet. Sebuah inisiatif baru diluncurkan: Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA).

 

 

Keberadaan SPOBDA menjadi jawaban atas kekosongan sistem yang ditinggalkan DBON, terutama bagi 76 atlet muda yang sebelumnya tergabung dalam program nasional tersebut.

 

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan bahwa masa transisi ini tidak menghambat proses pembinaan. Para atlet masih terus mendapat pendampingan, meskipun skema pendanaan mengalami perubahan.

 

“Kami sedang dalam masa transisi. Kalau sebelumnya pendanaan dari DBON, sekarang kami arahkan agar bisa masuk dalam pos belanja langsung pemerintah daerah,” ungkap Rasman, Sabtu (24/5/2025).

 

Ia mengakui bahwa pengalihan pendanaan ke APBD tidak bisa dilakukan instan karena perlu melalui proses dalam perubahan anggaran. Namun, Rasman menegaskan bahwa kegiatan latihan para atlet tetap berjalan seperti biasa.

 

“Tidak mudah memang, tapi komitmen kami jelas: jangan sampai pembinaan berhenti. Atlet tetap berlatih seperti biasa,” tambahnya.

 

SPOBDA sendiri bukan sekadar solusi darurat, tetapi dirancang sebagai sistem jangka panjang yang terukur. Rasman menjelaskan bahwa evaluasi rutin akan menjadi bagian penting dari sistem pembinaan, dengan skema promosi dan degradasi bagi atlet.

 

“Atlet yang tidak menunjukkan perkembangan akan diganti. Kami ingin menjaga kualitas dan semangat kompetisi,” tegasnya.

 

Lanjutnya, Dispora juga akan memperluas cakupan SPOBDA dengan menambahkan beberapa cabang olahraga baru. Salah satunya adalah renang, yang dianggap memiliki potensi besar mendulang prestasi di tingkat nasional.

 

“Sesuai instruksi Pak Gubernur, kita akan tambah cabang renang. Ini bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat peluang medali Kaltim,” pungkas Rasman.(adv/yhon/wan)