Sri Puji Astuti Tekankan Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Guru
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV Sani bin Husain, dan anggota Komisi IV Ahmat Sopian Noor menyatakan kesepakatan untuk menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru, termasuk peningkatan status guru honor. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari PGRI Ke-78 yang jatuh pada 25 November.

“Saudara-saudara guru, selamat Hari PGRI yang ke-78. Kami menyadari masih ada tantangan besar dalam meningkatkan kesejahteraan guru di Samarinda, terutama guru honor yang jumlahnya mencapai 1.000 orang. Perhatian juga diperlukan untuk guru PAUD, guru BK, dan tenaga TU. Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan hal ini,” ungkap Sri Puji Astuti, Jum’at (24/11/2023).
Menurutnya, mayoritas guru honor yang masih muda memiliki keilmuan yang segar dan kemampuan IT yang memadai. Oleh karena itu, dianggap pantas jika Pemkot Samarinda memberikan penghargaan atas pengabdian guru honor dengan mengangkat mereka menjadi tenaga PPPK.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Sani bin Husain, menegaskan bahwa guru bukan hanya pahlawan tanpa tanda jasa. Sebaliknya, guru adalah pahlawan yang harus mendapatkan kesejahteraan sesuai jasa-jasanya. Dia mendukung pengangkatan guru honorer menjadi tenaga PPPK atau PNS untuk mengatasi persoalan kesejahteraan.
Ahmat Sopian Noor, anggota Komisi IV DPRD Samarinda, juga menyuarakan pentingnya meningkatkan status guru honor menjadi tenaga PPPK. Dia menekankan perlunya peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer, termasuk di sekolah swasta.
“Mari kita bersama-sama berupaya meningkatkan kesejahteraan guru, menjelang Hari PGRI yang ke-78 ini,” ucap Ahmat Sopian Noor. (adv/wan)
