DPRD Samarinda Desak Evaluasi Total Standar Keamanan Hotel

Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.

TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Insiden memilukan yang merenggut nyawa seorang balita berusia tiga tahun usai terjatuh dari area balkon lantai lima Hotel Mesra Samarinda memicu keprihatinan mendalam sekaligus reaksi keras dari kalangan legislatif. DPRD Kota Samarinda mendesak pemerintah daerah dan pihak kepolisian untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan bangunan penginapan di wilayah tersebut.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menilai kejadian ini harus menjadi perhatian bersama, baik bagi orangtua maupun pengelola fasilitas umum yang kerap dikunjungi keluarga.

 

“Saya turut berduka atas kejadian ini. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, terutama bagi orangtua agar selalu mengawasi anak-anaknya, apalagi ketika berada di lingkungan yang memiliki risiko membahayakan keselamatan mereka,” ujarnya.

 

Menurutnya, anak-anak pada usia dini belum mampu mengenali dan memahami berbagai potensi bahaya di sekitarnya. Kondisi tersebut membuat pengawasan orangtua menjadi hal penting, khususnya ketika anak berada di tempat yang memiliki akses menuju area berbahaya.

 

Sri Puji mengingatkan, pengawasan perlu dilakukan secara konsisten agar anak tidak berada dalam situasi yang dapat mengancam keselamatannya. Orangtua diharapkan lebih waspada ketika membawa anak ke lingkungan dengan bangunan bertingkat maupun fasilitas yang memiliki balkon terbuka.

 

“Anak-anak usia dini belum memahami bahaya di sekitarnya. Karena itu, pengawasan orangtua sangat penting. Jangan sampai lengah, sebab kita tentu tidak ingin kejadian seperti ini terulang dan menimpa anak-anak lainnya,” tuturnya.

 

Di samping tanggung jawab keluarga, Sri Puji juga menyoroti kewajiban pengelola hotel untuk memastikan keamanan fasilitas yang digunakan para tamu. Ia meminta area dengan potensi risiko tinggi, termasuk balkon dan akses menuju bagian luar bangunan, mendapatkan perhatian khusus.

 

Menurutnya, pemeriksaan terhadap pagar pembatas, pintu akses, serta fasilitas pengamanan lainnya perlu dilakukan secara berkala. Langkah tersebut penting untuk mengidentifikasi potensi bahaya sebelum menimbulkan kecelakaan.(adv/zee/tw)