RPJMD Kaltim 2025-2029 Mengusung Dua Program Penting, Demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045
MOHON DUKUNGAN: Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji berharap proses finalisasi RPJMD Kaltim 2025-2029 berjalan lancar hingga bisa dilaksanakan kelak.
TITIKWARTA.COM - SAMARINDA - Kaltim bertekad menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan di Kawasan timur Indonesia. Selain itu, menjadi daerah yang mampu menciptakan generasi unggul demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dari tujuan itulah, kemudian disusun strategi pembangunan lima tahunan yakni rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2025-2029. Hal tersebut yang dibawakan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat menghadiri Rapat Paripurna ke-26 di Gedung Utama DPRD Kaltim, Senin (28/7).
Dokumen RPJMD disusun berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Kemudian diselaraskan dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN.
Seno Aji memerinci, RPJMD Kaltim 2025–2029 terdiri dari 6 visi pembangunan, 3 tujuan, 10 sasaran, dan 64 program prioritas. Dua program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi motor utama pembangunan.
Pertama, Program Gratispol Difokuskan pada pendidikan menengah dan akses pendidikan tinggi, perluasan layanan kesehatan dan penanganan stunting. Kemudian akses internet gratis untuk masyarakat, Bebas biaya administrasi kepemilikan rumah, fasilitas perjalanan religi untuk petugas rumah ibadah.
Kedua, Program Jospol yang difokuskan pada hilirisasi industri dan penguatan ekonomi berbasis potensi daerah, inovasi teknologi dan insentif guru, pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif. Serta pengembangan wisata desa, konektivitas infrastruktur, revitalisasi Sungai Mahakam, serta penguatan ketahanan pangan.
Seno menambahkan, seluruh proses penyusunan RPJMD juga melibatkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan seperti akademisi, media, masyarakat, dan pemerintah pusat. Evaluasi RPJMD oleh Kementerian Dalam Negeri dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2025, sebagai tahapan akhir sebelum diterapkan secara penuh mulai 2026. “Kami mohon dukungan aktif seluruh komponen pembangunan untuk bersinergi mewujudkan RPJMD ini demi kemajuan Kaltim,” pungkasnya. (adv/diskominfokaltim/rey/pt/wan)
