Celni Pita Sari Dukung Untag Samarinda Gelar Pelatihan Kewirausahaan Nasional

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari (tengah) saat berfoto dengan perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus Samarinda usai audiensi terkait pengembangan UMKM. 

TITIKWARTA.COM – SAMARINDA - Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan lebih dari sekadar ruang promosi produk. Peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, seminar, dan penguatan manajemen bisnis juga menjadi faktor penting agar UMKM mampu berkembang dan bersaing.

Hal itu menjadi salah satu perhatian Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, saat menerima audiensi perwakilan mahasiswa Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda di ruang kerjanya, Rabu, 21 Oktober 2026.

 

Dalam pertemuan tersebut, Celni menyatakan dukungannya terhadap rencana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untag Samarinda menggelar National Entrepreneur Training (NET). Ia mengaku siap terlibat dalam kegiatan yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi pengembangan UMKM di Kota Tepian.

 

Menurut Celni, NET memiliki nilai tambah karena tidak hanya menghadirkan pameran produk, tetapi juga seminar dan lokakarya yang membahas pengembangan usaha serta manajemen bisnis.


“Saya mendapat pemaparan terkait jalannya acara tersebut dan sepertinya acara ini bagus untuk pengembangan pelaku usaha mikro dan menengah,” ujarnya.

 

Ketua DPW Partai NasDem Kaltim itu menilai, kegiatan semacam NET dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan mengelola usaha, serta memahami peluang pengembangan bisnis.

 

Celni mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan pemberdayaan UMKM selama ini menjadi salah satu alasan dirinya tertarik mendukung agenda tersebut. Ia menyebut setidaknya tiga kali dalam setahun terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan usaha mikro.


“Makanya saya tertarik dan siap terlibat untuk agenda ini. Kegiatan ini juga bermanfaat bagi pegiat UMKM itu sendiri,” katanya.

 

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan unsur legislatif dalam mendorong pertumbuhan UMKM di Samarinda. Melalui kegiatan pelatihan dan pertukaran pengetahuan, pelaku usaha diharapkan tidak hanya mampu memasarkan produk, tetapi juga mengembangkan usaha secara berkelanjutan. (adv/zee)